Marketing untuk Bisnis

Marketing untuk Bisnis

Marketing adalah salah satu bagian terpenting untuk berdirinya suatu perusahaan. Semua proses kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan pasar dikerjakan oleh staf marketing. Perlu adanya strategi marketing dalam pemasaran produk untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Langkah kerja seorang marketing juga harus tepat, agar tidak mengalami kerugian dan dapat memberikan keuntungan yang maksimal bagi perusahaan.

Tugas lain dari marketing adalah memberikan pelayanan terbaik perusahaan kepada pelanggannya. Jadi marketing  juga bertanggung jawab terhadap perencanaan produk yang akan dipasarkan, penetapan harga produk, promosi produk, perencanaan sasaran konsumen, dan pendistribusian produk. Ada 7 strategi yang harus dikuasai oleh seorang marketing, yaitu mengenai produk, harga, tempat, promosi, proses, orang, dan bukti fisik.

Keberhasilan suatu perusahaan juga dapat dicapai dengan memaksimalkan strategi marketingnya. Hal yang perlu dilakukan oleh seorang marketing adalah memilih langkah yang cerdas dan tepat dalam proses pemasarannya. Marketing juga tidak harus mengeluarkan biaya yang besar untuk memperoleh keuntungan maksimal. Biaya tersebut dapat diminimalisir jika marketing memiliki strategi yang cerdas.

Jangkauan kerja seorang marketing juga harus luas, menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat. Produk yang dihasilkan sebaiknya juga tidak dirancang khusus untuk digunakan oleh satu jenis konsumen tertentu. Produk akan cepat terjual habis jika itu menyangkut kebutuhan sehari-hari dan sasaran konsumennya adalah seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Hal ini akan dapat meningkatkan hasil penjualan produk perusahaan.

Suatu perusahaan juga harus memiliki strategi yang unik dalam pemasarannya. Setiap staf pemasaran tentunya  memiliki pemikiran yang berbeda-beda dalam membuat strategi pemasaran. Usahakan strategi yang digunakan pada akhirnya dipilih nanti sebaiknya bukan strategi yang sudah umum dilakukan oleh banyak perusahaan lainnya. Pilihlah sesuatu yang berbeda dan unik, dimana tidak semua orang mampu menduga dan melakukan strategi ini.

Pemilihan sarana atau teknologi yang tepat dalam pemasaran produk juga sangat diperlukan. Mengingat pentingnya teknologi dalam pemasaran, membuat Anda harus memilih teknologi yang sesuai dengan sasaran konsumen anda. Jika sasarannya adalah anak muda, maka gunakan media sosial yang sering digunkan sebagai sarananya.  Pilihlah media sosial yang banyak digunakan atau dibuka anak muda jaman sekarang jangan memilih asal sarana konsumen untuk pemasaran produk.

Staf pemasaran juga harus bersikap baik kepada pelanggan. Hal ini dapat memunculkan kesan akrab terhadap pelanggan perusahaan. Jika sudah dapat menarik perhatian pelanggan, maka nanti akan lebih mudah dalam mengenalkan produk penjualan. Pelanggan juga akan lebih terbuka terhadap orang yang menurutnya sudah dikenalnya dan mampu membuat dirinya merasa nyaman.

Jangan mudah bangga dengan adanya pelanggan yang lama atau tetap. Setelah mampu mendekatkan diri dengan beberapa pelanggan, cobalah untuk mencari pelanggan baru lagi. Hal ini dapat memperluas jaringan komunikasi Anda. Yakinkan pelanggan agar mau untuk menggunakan produk Anda. Hal ini membuat jangkauan pemasaran menjadi semakin luas, sehingga produk juga dapat dikenal oleh banyak masyarakat luas.

Kerja marketing juga harus konsisten dalam hal apapun. Produk yang sejak awal sudah didesain bagus dan sudah mampu menarik pelanggan untuk membelinya sebaiknya tetap dipertahankan kualitas produknya. Jangan sampai  mengurangi kualitas bahan produk karena merasa sudah memiliki banyak pelanggan. Sering kali kualitas produk yang menurun juga akan membuat pelanggan berpaling dari penggunaan produk dan tidak percaya untuk membeli produk itu lagi.

Berikan informasi yang sesuai dan bermanfaat untuk konsumen. Hal ini juga merupakan bagian dari bentuk pelayanan terhadap pembeli produk. Informasi yang diberikan dapat berupa pengenalan kelebihan dan manfaat dari produk, serta cara membeli produk tersebut. Ini dapat menjadikan Anda seakan-akan seperti konsultan barang mereka.

Setelah itu, coba untuk mencari tahu tentang respon pelanggan terhadap produk yang dikeluarkan perusahaan selama ini. Perhatikan respon apa yang mereka sampaikan jika respon dari konsumen baik, maka memungkinkan untuk  melanjutkanproses pemasarannya. Cari tahu juga tentang komentar pelanggan setelah menggunakan produk, ini juga merupakan salah satu bentuk pelayanan untuk konsumen. Kerja marketing bisa dianggap berhasil jika sudah mampu menguasai bagaimana cara kerja pemasaran. Selanjutnya keberhasilan juga harus diikuti oleh pencapaian pemasaran yang maksimal.

Dalam kegiatan berbisnis istilah marketing pasti sudah tidak asing bagi pembisnis. Marketing dalam bahasa indonesia merupakan pemasaran. Marketing atau pemasaran adalah suatu usaha yang digunakan untuk memasarkan suatu produk, atau mengenalkan suatu produk kepada masyarakat luas dengan menggunakan berbagai cara agar produk tersebut banyak diminati oleh masyarakat luas.

Banyak orang yang menghindari profesi marketing ini. Tetapi profesi ini adalah bagian terpenting dalam suatu perusahaan. Marketing dibentuk dengan tujuan untuk menyusun strategi-strategi agar barang yang dijual oleh perusahaan tersebut banyak diminati oleh masyarakat dan barang tersebut juga dapat sampai ke tangan konsumen. Oleh karena itu, diperlukanlah orang-orang yang terpilih untuk dapat menduduki posisi marketing ini. Staf marketing dibentuk dan dilatih sedemikian rupa agar menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, agar dapat menyusun strategi pemasaran dengan sebaik mungkin, sehingga staf marketing tersebut dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan ia bekerja.

Tugas menjadi seorang marketing adalah merencanakan pengeluaran suatu produk, menetapkan harga produk pasaran, menditribusikan barang, dan membuat konsumen puas terhadap pelayanan dari perusahaan. Bagian marketing dalam menjalankan tugasnya, marketing harus selalu berorientasi pada perencanaan laba perusahaannya. Sehingga, bukan hanya menghasilkan penjualan, namun juga harus ada stretegi yang seefisien mungkin agar dapat tercapai keuntungan bisnis perusahaan.

Selain itu proses pemasaran juga berorientasi pada strategi pemikiran perusahaan dalam jangka panjang. Strategi marketing harus direncanakan sebaik mungkin agar tidak menimbulkan masalah apapun yang dapat berdampak buruk bagi keadaan suatu perusahaan ke depannya nanti. Seseorang yang mendapat tugas di bidang marketing ini harus berhati-hati dalam mengambil setiap keputusan apapun. Keputusan yang di ambil sebelumnya harus dipikirkan sebaik mungkin dulu dampaknya bagi bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Pikirkan dulu apakah keputusan yang diambil akan mendatangkan ancaman bagi bisnis perusahaann. Pikirkan juga kesempatan apa yang diperoleh di masa depan dengan mengambil kesempatan itu. Staf marketing juga harus pandai mengambil peluang yang ada. Keputusan yang ia ambil harus memberikan peluang yang baik untuk kehidupan bisnis perusahaan ke depannya.

Profesi seorang marketing adalah ujung tombak dari suatu bisnis. Untung ruginya bisnis dapat dilihat dari proses marketing suatu perusahaan. Oleh karena itu, orang yang berkedudukan sebagai staf marketing harus pandai dalam menyusun strategi. Jangan sampai salah dalam mengambil strategi, karena dampaknya akan buruk terhadap kehidupan bisnis perusahaannya sangat tinggi.

Marketing harus memiliki strategi yang baik dan tepat dalam menangani masalah di kawasan pasar. Lakukan perencanaan dan pengamatan yang baik dan teliti terhadap kondisi pasar pada saat itu. Kenali dan amati apa yang sedang dibutuhkan masyarakat pada saat itu. Hal ini perlu dilakukan agar produk yang dihasilkan nanti dapat diterima dan dibutuhkan masyarakat. Perhatikan juga harga barang di pasaran. Jangan sampai produk yang dipasarkan nantinya menjadi kalah saing dengan perusahaan yang lain.

Orientasi kerja marketing yang utama terletak pada pelanggannya. Kepuasan pelanggan adalah tujuan utama proses kerja marketing ini. Lebih baik mempertahankan image produk di depan pelanggan daripada mencari konsumen baru. Lebih baik meningkatkan pelayanan perusahaan terhadap pelanggan, daripada mencari konsumen baru. Proses ini bertujuan untuk menjaga hubungan baik dengan sang pelanggan. Mencari pelanggan tetap membeli produk dari suatu perusahaan lebih susah dibandingkan mencari konsumen yang baru.

Pelanggan sebagai raja, berhak memperoleh pelayanan dari perusahaan dengan baik. Keuntungan suatu bisnis diperoleh dari pandangan pelanggan terhadap suatu perusahaan. Bagian pemasaran harus tau cara mencari dan mempertahankan pelanggannya, agar ia tetap loyal menggunakan produk dari perusahaan Anda. Jangan membuat pelanggan Anda kecewa, hal ini akan mengakibatkan timbulnya masalah pada bisnis perusahaan Anda. Pelanggan yang kecewa, memiliki kemungkinan besar akan enggan menggunakan produk Anda lagi. Hal itu bisa mengurangi penjualan bisnis Anda. Sehingga Anda harus bisa mengasah pesan marketing, berbicara dengan bahasa yang sopan dengan mereka dan dengan cara yang mereka sukai.

Melihat bagaimana tugas dari marketing, menunjukkan bahwa profesi seorang marketing adalah kunci utama dari suatu bisnis. Keuntungan yang diperoleh suatu perusahaan bergantung pada ketelatenan kerja dari staf marketing perusahaannya. Oleh karena itu, staf marketing mempunyai tugas untuk bekerja sebaik mungkin agar dapat memberikan keuntungan yang besar pada bisnis perusahaan yang sedang diikutinya. Strategi yang diambil para staf marketing juga harus tepat, agar bisnis perusahaan tidak mengalami suatu kerugian.

Skil kerja seorang marketing :

1. Aktif Mencari Target

Pangsa pasar harus telah terencana bersama dengan pemikiran konsep bisnis. Hal ini memudahkan saat produk siap dipasarkan. Kerja sales bisa dimulai sejak beberapa waktu sebelum proses produksi selesai. Kabarkan kepada masyarakat terkait temuan hasil perusahaan. Tumbuhkan rasa ingin tahu mereka dengan cara menginfokan keunggulan yang dimiliki produk tersebut.

Kenali secara singkat sifat masyarakat di lokasi tersebut. Ini merupakan awal penentuan penggunaan strategi. Sifat konsumtif lebih mudah menerima produk baru ketimbang masyarakat yang terbiasa hidup hemat. Pelanggan yang selektif terhadap pengeluaran finansial rumah tangga membutuhkan tenaga ekstra untuk mengenalkan produk. Yakinkan mereka bahwa produk yang ditawarkan memiliki keunggulan lebih dibanding lainnya.

2. Merekap Data Hasil Penjualan

Data hasil penjualan harus disusun rapi, detail dan terperinci. Hal ini untuk memudahkan pihak lain saat menganalisinya. Evaluasi dilakukan atas dasar rekapan data tersebut. Selanjutnya akan dipakai untuk menilai ketepatan strategi sales. Cara promosi tepat ketika penjualan meningkat dari waktu ke waktu.

Dibutuhkan kerjasama tim yang solid dan loyal agar visi misi perusahaan terwujud. Sales harus saling membantu dan tidak diperkenankan memelihara ego. Prestasi sales tidak tercermin dari berapa jumlah produk yang berhasil dijual oleh masing-masing individu tetapi secara global. Inilah bentuk gotong-royong sesama anggota guna meringankan beban sales marketing di dalam sebuah tim.

3. Menjamin Kepuasan Pelanggan

Kepuasan pelanggan terjadi karena manfaat yang diberikan produk sesuai informasi sales saat promosi. Paparkan semua hal yang menyangkut produk agar pelanggan tidak merasa tertipu. Bila salah satu unsur dari produk tidak diketahui dan mengakibatkan kerugian, maka berdampak pada kekecawaan.

Jangan anggap sepele masalah ini, rasa kecewa menumbuhkan sikap tidak percaya. Sulit meyakinkan pelanggan yang sudah pernah menggunakan produk tetapi tidak puas akan manfaatnya. Garansi ialah trik antisipasi mencegah kerugian yang diakibatkan oleh kelalaian perusahaan. Jaminkan kualitas produk unggul yang dilengkapi dengan garansi untuk menjaga kepuasan pelanggan.

4. Mencari Mitra Kerja

Menggandeng pihak lain untuk meningkatkan penjualan produk adalah cara mempercepat proses penjualan. Tentu harus dengan persetujuan pemimpin dari hasil diskusi yang telah dilakukan sales sebelumnya. Kerjasama ini harus menghasilkan keuntungkan bagi kedua belah pihak. Mitra sales marketing dapat berasal dari kalangan lembaga keuangan, jasa pengiriman barang.

Bagi hasil keuntungan juga harus didiskusikan terlebih dahulu sebelum terjun ke lapangan. Buatlah perjanjian hitam di atas putih lengkap dengan penandatanganan berkas berlandaskan materai.

5. Menyusun Strategi Lanjutan

Penyusunan strategi pemasaran juga menjadi tanggungjawab sales marketing bila cara-cara promosi produk dari perusahaan tidak dapat memenuhi target. Ketentuan yang telah disepakati bersama boleh dimodifikasi agar sesuai dengan kondisi lapangan. Tetapi jangan merubah total ketentuan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *