Cara Optimasi Artikel Lama Agar Bisa Bersaing Di Google

Sudah bukan rahasia umum bahwa melebarkan bisnis ke dunia online merupakan hal yang sangat menggiurkan dan tidak bisa dihindari di masa kini. Keuntungan yang berlipat, proses mudah dan semakin mudah menjangkau audience merupakan sebagian kecil keuntungan melebarkan usaha ke ranah digital atau online. Hal ini pun membuat peran konten atau artikel yang ada di dalam website anda menjadi sangat penting. Isi konten yang dimasukkan ke dalam website anda akan mempengaruhi minat dan perkembangan bisnis anda loh. Oleh karena itu, mungkin sering kali dalam website anda ada artikel lama yang memiliki isi bagus. Berikut ini kami akan mengulas artikel tentang bagaimana cara optimasi artikel lama agar bisa bersaing di Google. Optimasi pada setiap artikel itu perlu dilakukan agar target kata kunci atau keyword serta target mendapatkan kepuasan pembaca bisa tercapai dengan baik. Untuk mencapai hal ini tentu tulisan berupa artikel yang ada di website Anda harus relevan dan sesuai dengan tema pembahasan yang diharapkan oleh pembaca sehingga bisa bersaing dengan website lainnya di halaman teratas Google.
Mengapa Artikel Penting Bagi Website?
Sebuah website dibuat karena ada informasi yang ingin disampaikan oleh pembuat website atau penulis artikel, pada para audiens atau pengunjung website. Informasi ini tentu saja berkaitan dengan tema dari website tersebut. Dengan kata lain pemilik website tentu ingin bahwa para pembaca mengetahui segala informasi yang sengaja disediakan oleh pemilik website untuk menarik mereka kepada produk dan layanan yang mereka miliki.

Anda bisa bayangkan apabila anda memiliki website, tetapi tidak ada artikel di dalamnya. Sudah pasti website tersebut akan terlihat aneh, garing dan tidak menarik untuk disimak dan membuat audiens anda menyesal telah mengunjunginya. Sebaliknya website yang memiliki banyak artikel, apalagi artikel yang bermanfaat dan mecukupi kebutuhan bagi para pembaca, pasti akan sangat menarik untuk dikunjungi.

Cara Optimasi Artikel Lama Supaya Bersaing Di Google
Membuat artikel baru memang kadangkala jauh lebih sulit daripada memperbarui artikel lama. Oleh karena itu, jangan habiskan waktu Anda dengan menulis artikel – artikel baru jika artikel lama masih bisa anda perbarui dengan sedikit modifikasi atau perubahan tentunya. Jika Anda bingung memilih artikel mana yang harus ditulis ulang, gunakan fasilitas Google Analytics, lalu pilih artikel dengan lalu – lintas yang paling banyak.

  1. Jangan buat halaman atau postingan baru ketika melakukan penulisan ulang
    Jangan membuat pos atau halaman baru untuk update konten yang pernah dipublikasikan. Hal ini karena postingan atau halaman asli pasti telah diindeks oleh Google dan mesin pencari lainnya. Jadi ketika Anda membuat halaman baru, Anda pasti akan kehilangan SEO dan keyword yang sudah ada. Lalu bagimana Cara penulisan ulangnya? Mudah caranya adalah anda hanya perlua salin halaman lengkap dan copy di Word, lalu lakukan semua pengeditan di sana, setelah selesai baru deh diupload lagi.
  2. Meninjau Ulang Topik dan Periksa Apakah Masih Relevan
    Beberapa topik hanya menjadi tren pada waktu tertentu dan seiring semakin berkembangnya zaman, berbagai topik itu tentu akan usang termakan waktu. Maka dari itu sebelum melakukan penulisan ulang, coba lakukan riset dan pastikan topik Anda masih relevan. Saat melakukan riset, coba cari keyword yang sedang menjadi trending yang dapat membantu meningkatkan artikel yang telah Anda tulis. Sebarkan keyword ini ke seluruh artikel Anda agar bisa membantu meningkatkan peringkatnya di hasil pencarian. Jika topik Anda tidak lagi relevan (contoh manfaat penggunaan disket, tentu topik ini tidak lagi relevan sekarang karena tidak akan ada yang masih menggunakan disket), carilah hal-hal yang sedang booming dan banyak diperbincangkan orang saat ini yang ada hubungannya dengan topik yang pernah Anda tulis. Dengan sedikit pengeditan, tulisan lama Anda akan kembali muncul dengan tampilan yang baru.
  3. Pastikan CTA atau Call to Action yang relevan
    Cara optimasi artikel lama yang ketiga adalah pstikan call to action anda menjadi relevan. Ya, Setiap unggahan atau page anda harus memiliki CTA, yang dikenal sebagai tombol atau link “call to action“. Setelah Anda membuat semua update, salin semuanya dari dokumen Word Anda dan tempelkan kembali ke website. Coba lakukan peninjauan akhir, kemudian klik tombol ‘update’ atau ‘publish’.
  4. Menghapus Konten Lama yang sudah tidak digunakan lagi
    Meskipun kami lebih menyarankan untuk tidak menghapus konten lama apapun, namun ada baiknya untuk menghapus konten jika konten tersebut sudah tidak mungkin untuk ditulis ulang atau dimodifikasi. Contohnya adalah konten tentang produk atau layanan yang tidak lagi Anda tawarkan, peluang karir lama yang sudah terisi atau topik lama yang mungkin bisa membuat audiens menganggap tidak profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *