Cara Posting Artikel di WordPress

Cara Posting Artikel di WordPress

Cara Posting Artikel di WordPress
Untuk melakukan posting artikel, maka Anda cukup mengakses menu Posts -> Add New pada dashboard wordpress Anda, kemudian akan ditampilkan halaman seperti dibawah ini.

cara posting artikel di wordpress
cara posting artikel di wordpress

Selanjutnya akan diarahkan kehalaman baru, dalam halaman ini anda akan disodorkan beberapa fitur yakni :

Enter Title Here -> Silahkan masukkan judul artikel anda.

Add Post Content -> Dibagian ini adalah area kerja untuk memasukkan isi konten dari artikel anda, termasuk gambar, table dll. bisa anda tambahkan dengan menggunakan fitur text editor yang telah disediakan.

cara posting artikel di wordpress
cara posting artikel di wordpress

Setelah isi konten dan judul artikel telah di isi, silahkan pilih kategori dan tags setelah itu klik Preview untuk melihat hasil sebelum di publish untuk dibaca oleh orang lain, dan klik publish jika dirasa sudah sesuai dan siap untuk dibaca dan dibagikan, atau klik save draft untuk menyimpan ke database jika memang dirasa belum selesai, dan bisa dilanjutkan kapan saja.

Menambah Gambar Thumbnail

cara posting artikel di wordpress
cara posting artikel di wordpress

Untuk menambahkan gambar utama sebagai gambar thumbnail yang berfungsi untuk menampilkan gambar saat di bagikan di sosial media, silahkan klik Set Featured Image dan silahkan pilih gambar mana yang akan dijadikan gambar utama.

cara posting artikel di wordpress
cara posting artikel di wordpress

 

sumber : desainweb.com/site/membuat-dan-posting-artikel-di-wordpress/

 

Tips Jadi Dropshipper di Shopee

Tips Jadi Dropshipper di Shopee

Berikut Beberapa Tips Jadi Dropshipper di Shopee

Cara Jualan di Shopee untuk Pemula
Tips Jadi Dropshipper di Shopee

Cari Supplier Yang Oke

Sebelum buka toko di shopee, milih supplier itu wajib yang pertama. Rahasia sukses dari dropshipper itu ya supplier yang OK. Maka itu jangan sembarang milih supplier.

Supplier saya dari tokopedia. Kenapa saya milih di toped? Karena saya bisa mantau si supplier secara real time, kapan terakhir dia login, bagaimana transaksi sukses 1 bulan terakhir, kecepatan pengiriman, dsb…

Ok..ini kritera saya kalo milih supplier di toped..

  1. Lihat terakhir online..Kalo terakhir online 1 hari lalu,2 hari, sudah saya coret. Cari yang 5 menit, 20 menit,1jam, 4 jam yang lalu..
  2. Lihat tingkat transaksi sukses..kalo dari 1 bulan dibawah 95 % sudah saya coret. Cari yang 96% keatas.
  3. Lihat kecepatan pengiriman..saya cari yang “sangat cepat”. Kalo “cepat” saja, sudah saya coret.
  4. Lihat akurasi dan nilai kualitas produk..saya cari yang rata-rata bintang min. 4,6 . Dibawah itu saya coret.
  5. Lihat pengiriman produk. Semakin banyak pilihan semakin baik dijadikan supplier. misal JNE,J&T,pos,dsb. Kalo saya cari minimal 2 ya, JNE dan J&T.
  6. Lihat di catatan penjual. Apakah dia menerima dropship atau tidak. Kalo tidak ada keterangan silahkan kirim pesan. Kalo dia bales tidak nerima dropship, cari toko lain.

Ok..sudah dapet list ya supplier idaman. Kalo saya produknya dari satu supplier untuk memudahkan. Di toko shopee, jangan lupa cantumkan alamat kota sesuai dengan alamat supplier.

Mulai Buka Toko di Shopee

Nah, supplier idaman sudah dapet, saatnya buka toko di shopee. saya ga share cara register ya, kalau bingung silahkan googling sendiri.

Untuk buat produk dan upload gambar saya manual ya. What?? Gimana kalo produk supplier ribuan? bisa kriting jari..ha ha ha

Ya, itu terserah agan, kalo mau pake tools buat scape silahkan, mau manual ya silahkan. Ini kan share cara saya. Soalnya saya rasainin sendiri banyak manfaatnya kalo manual. Jadi tau produk yang dijual, spesifikasinya,dsb ; minimal saya ga “plonga-plongo” kalo calon customer nanyain produk via chat.

Produk supplier saya sekitar 300 an, Cuma saya baru posting di shopee sekitar 50 an. Produk segitu saja penjualan per hari sudah OK.

Ok..ini beberapa tips dari saya seputar proses “build” toko di shopee

  • Buat logo dan foto utama di PROFIL TOKO. Ini sebagai brand toko kita. Kalo tidak bisa hire desainer, cukup pake canva saja.
  • Lihat “catatan” supplier di toped, baca dan resapi baik2. Mulai dari jadwal pengiriman, no resi, disclaimer dan aturan lainnya.
  • Salin “catatan” tersebut dalam deskripsi singkat di shopee. Bisa juga dibuat gambar (maksimal 5).
  • Segerakan upload foto kamu sambil megang KTP untuk dapet fitur “free ongkir”. Jangan lupa no KTP harus kelihatan ya.

Ganti Judul dan Deskripsi Produk

saya ga copy mentah2 judul dan deskripsi produk dari supplier. Mungkin ini yang buat repot dan melelahkan ya. Tapi menurut saya ini harus ya..terkadang dari supplier judulnya singkat, kurang jelas dan bahkan tulisannya typo.

Contohnya nih, supplier cuma nulis judul produk “kaos polos grosir”.

Menurut saya ini kurang bagus ya buat customer untuk minat sama produk. Solusinya saya lihat fitur/spesifikasi, lalu saya tambahin fiturnya itu ke judul. Jangan semuanya ya, spesifikasi penting aja.

Dari contoh “kaos polos grosir” saya ganti ke judul “Kaos Polos Combed 30s Kerah V-Neck Harga Grosir”

Nah, kalo dari judul baru itu konsumen jadi tau produk yang dijual secara jelas.

Judul sudah sekarang deskripsi produk…

Supplier terkadang nulis seadanya mengenai deskripsi produk..menurut saya penting ya buat deskripsi yang jelas dan bagus. Jelaskan manfaat nya ya bukan fitur/spesifikasi nya.

Misalnya nih kamu mau jualan jilbab tapi deskripsi dari supplier cuma ini:

  • Sifon
  • 110 cm x 90 cm

Udah itu aja, hmmm…menurutku nih deskripsi ga nendang, coba deh jabarin ke konsumen fitur tersebut ke manfaatnya.

  • Jilbab ini terbuat dari bahan sifon sehingga kepala kamu tetap adem dan anti gerah.
  • Ukurannya 110 cm x 90 cm loh lebih panjang dan lebar dari jilbab biasa sehingga gampang buat kamu modifikasi.

Nah, lebih nendang deskripsi yang kedua kan. Jelas dan tidak mengambang.

Modifikasi Foto Produk

Kendala seorang dropshipper ya salah satu nya ini. Padahal foto produk berkualitas yang bagus itu penting buat konsumen. Terkadang foto produk dari supplier ada watermarknya, foto buram, foto ukuran kecil, dsb…

Solusinya, coba deh kamu kirim pesan ke supplier begini misalnya “kak, saya bantu in jualin produknya ya lewat dropship? Boleh sekalian minta foto yang ga ada watermarknya?”

Kalo lagi beruntung nemu supplier yang responsif, kamu bisa dapet foto yang tanpa watermark. Kalo ga ada respon ya sudah…

Kalau produk nya umum, bisa saja cari di google yang kualitas bagus dan tanpa watermark.

Untuk foto produk di toko saya, saya tambahin frame pake canva dot com. Ya, biar beda aja sama toko lain.

Manfaatkan Promo Toko dan Voucher

Konsumen itu senang loh sama “harga coret”..alias harga diskon. Untungnya shopee sudah ada fasilitas sendiri. Coba agan klik di seller center, cari di bagian “promosiku”..

Silahkan atur tanggal awal promosi sampai akhir promosi..

Untuk “merawat” pelanggan toko saya, saya biasanya nyedian voucher. Kode voucher saya kasih di profil toko atau kirim chat ke konsumen yang sudah membeli.

Untungnya shopee sudah nyediaan fitur itu, masih sama di bagian “promosiku” cari “Voucherku”.

Silahkan atur sendiri produk yang mau dikasih kode voucher.

Mark Up Harga Sewajarnya

Penjual pasti nyari untung, ya betul. Tapi kalo sampe mark up sampai 100 -200 % dari harga supplier ini menurutku kurang ya. Lebih baik untung 5000 per produk tapi penjualan perhari bisa puluhan. Toh kita ga repot buat packing, antar ke kurir, dsb.

Kalo produk langka dan jarang dijual di shopee, wajar kalo mark up sampe 100%. Tapi kalo produknya kompetitif, namanya bunuh diri…peace

Kejar Star Seller

Ini salah satu fitur dari shopee buat penjual dengan “kinerja” yang baik. Semenjak toko saya dapet star seller, omset menanjak ya. Konsumen mungkin filter star seller buat cari produk.

Konsumen kan cari subsidi ongkir 30 ribu dengan minimal pembelian tertentu. Mungkin agan tanya gemana ya cara dapetin star seller di shopee?

Terus terang saya lupa, pokoknya saya dapet notifikasi buat daftar jadi star seller karena memenuhi “syarat”.

Koreksi ya kalo saya salah, syaratnya: minimal penjualan 50 produk/bulan, presentasi chat dibales diatas 85%,tingkat cancel/pembatalan order dibawah 10%.

Service ke Pelanggan Yang Baik

Nah, ini terakhir yang ga kalang penting. Walau kita cuma dropshipper bukan berarti kita asal2 an buat handle konsumen.

Kalo sudah dapet verifikasi orderan dari pelanggan, segeralah beli di supplier. Jangan tunda. Segera input nomor resi. Kalo konsumen nanya via chat ya dibales, jangan dicuekin.

 

Oke itu saja….

Sebelum terjun ke toko online, dropship di marketplace menurut saya itu investasi yang bagus. Kita jadi tau produk yang laris/dicari banyak konsumen, toko sudah dapet brand baru deh build toko online sendiri. Kekurangan dari dropship di marketplace ya butuh modal buat nalangin. Kalo konsumen “confirm” cepat 3-4 hari kita sudah dapet duit, tapi kalo konsumen ga klik “confirm” ya harus nunggu semingguan duit buat masuk ke “shopeepay”.

Demikian, semoga ada manfaatnya.

Cara Bagus Memperkecil Bounce Rate

Cara Bagus Memperkecil Bounce Rate

Memperkecil Bounce Rate,cara menurunkan bounce rate blog,cara menurunkan bounce rate,cara mengatasi bounce rate,cara mengecilkan bounce rate
Memperkecil Bounce Rate

Bounce rate (jika diterjemahkan menjadi rasio pentalan) adalah persentase kunjungan satu halaman atau kunjungan dimana si pengunjung tersebut meninggalkan situs dari halaman mereka masuk (landing page).

Secara singkat, bounce rate menunjukkan berapa banyak orang yang mengunjungi ke situs Anda kemudian pergi membuka situs lainnya, tanpa sempat membuka halaman kedua, ketiga dan seterusnya.

Lebih jauh tentang bounce rate sendiri dapat Anda simak di artikel saya sebelumnya: Bounce Rate: Apa dan seberapa pentingkah?

Menjaga nilai bounce rate serendah mungkin adalah salah hal yang sangat penting dan harus diperhatikan.

Google sendiri saat ini sangat memperhatikan nilai rasio pentalan ini, sebagai salah satu indikator bagi mereka untuk memberi ranking pada hasil pencarian.

Semakin rendah, semakin baik. Itu menandakan bahwa pengunjung mendapatkan manfaat dan ‘betah’ di blog kita.

Di bawah ini saya sajikan beberapa hal yang dapat membantu Anda menurunkan atau memperkecil nilai bounce rate:

1. Analisa nilai bounce rate blog Anda

Saya menyarankan menggunakan Google Analytic untuk menganalisa nilai bounce rate blog Anda. Cek secara berkala nilai bounce rate ini, dan lihat apakah perubahan dari waktu ke waktu?

Pelajari laporannya. Cari mana halaman yang memiliki nilai tertinggi dan juga terendah. Pelajari. Bandingkan. Dari situ Anda akan menemukan banyak ide, kira-kira artikel seperti apa yang bagus di mata pembaca blog Anda.

2. Konten yang ‘cukup’

Cukup disini berarti 2 hal:

  • Kualitas konten. Buatlah konten yang baik. Usahakan artikel minimal memiliki panjang 300 – 500 kata.
  • Kuantitas konten. Sediakan cukup banyak konten cukup untuk pengunjung Anda. Semakin banyak jumlah konten blog Anda, maka semakin besar kemungkinan pengunjung mengeksplorasi. Beri alasan kepada pengunjung untuk betah berlama-lama di blog Anda.

3. Artikel original dan bagus

Jangan pernah menyajikan konten duplikat hasil plagiat dari blog lain. Jika demikian maka, tidak ada alasan kuat orang mengunjungi blog Anda, karena konten yang Anda tawarkan bisa mereka dapatkan di blog lain.

Selain itu, konten duplikat akan membuat blog Anda ‘jatuh’ dengan bermacam cara, salah satunya adalah akan buruk di mata mesin pencari, terutama Google. Sajikanlah konten yang berkualitas selalu!

4. Konten yang relevan

Jika blog Anda adalah tentang olahraga, sajikan konten tentang olahraga saja. Jangan sajikan tentang hewan peliharaan.

Relevansi ini penting sekali, karena pengunjung Anda mengharapkan banyak informasi tentang dunia olahraga. Memperkecil Bounce Rate

Setiap posting Anda harus berada pada topik blog. Selain dapat mengurangi bounce rate, membuat posting tetap pada satu topik adalah salah satu upaya membangun brand blog Anda. Semakin kuat brand Anda, semakin bernilai blog Anda.

5. Artikel yang interaktif

Ajukan pertanyaan kepada pembaca. Beri kesempatan untuk berdiskusi. Berikan arahan kemana atau apa yang perlu dilakukan pembaca setelah selesai membaca satu artikel.

6. Tambahkan gambar yang relevan

Usahakanlah untuk selalu menyertakan gambar (image) yang berkaitan dan relevan dalam setiap posting Anda. Telah terbukti adanya gambar atau ilustrasi dapat membuat pengunjung lebih nyaman menikmati artikel Anda.

7. Tata letak dan desain yang bagus

Tidak ada definisi pasti tentang bagaimana tata letak dan desain yang bagus ini. Namun secara umum, tata letak dan desain yang baik adalah dimana Anda menonjolkan konten blog dengan jelas, mudah dicari dan terlihat ‘indah’.

Jika masih bingung, cukup pastikan pengunjung mudah menemukan apa yang mereka cari dan menjaga tampilan tetap bersih, syukur-syukur dipadu desain yang sedap dipandang mata.

8. Navigasi yang jelas dan tepat

Pengunjung harus mengetahui dimana mereka berada. Karenanya, menurut saya semua blog harus memiliki breadcrumb.

Buatlah menu di bagian atas blog. Gunakan kata yang jelas dan sederhana, namun tepat menunjukkan isi konten Anda, tapi jangan juga terlalu banyak, 5 – 7 item sudah cukup. Lebih dari itu malah bisa membuat pengunjung bingung. Memperkecil Bounce Rate

9. Artikel populer

Pasang artikel populer Anda di sidebar. Biarkan pengunjung mengetahui artikel-artikel utama Anda.

10. Artikel terkait

Ini juga sangat penting. Setelah selesai membaca satu artikel, berikan pengunjung pilihan untuk mendalami informasi lebih jauh dengan artikel yang berhubungan dan terkait dengan pokok bahasan. Nilai bounce rate akan dapat ditekan dengan hal ini.

11. Pasang kotak pencarian

Jika dari menu dan navigasi blog, pengunjung tidak menemukan konten yang mereka cari, mereka bisa menggunakan kotak pencarian ini. Jika tidak, kemungkinan besar mereka segera meninggalkan blog Anda.

12. Link internal

Dengan memasang link antar artikel, pengunjung jadi tahu artikel terkait tanpa harus mereka bersusah payah mencarinya sendiri. Ini dapat meningkatkan kemungkinan mereka membuka halaman kedua, ketiga dan seterusnya setelah selesai membaca satu artikel.

Namun begitu, buatlah link terhadap artikel lain yang benar-benar relevan. Buatlah 2 – 3 link ke posting lama setiap Anda membuat artikel baru. Begitu juga sebaliknya, Anda bisa mengupdate posting lama untuk memasukkan link ke artikel terbaru.

Dengan adanya keterkaitan antar artikel ini, dapat menurunkan nilai bounce ratesecara signifikan.

13. Hindari link keluar

Memasang banyak link keluar (ke situs lain), akan mengakibatkan nilai bounce rateyang tinggi. Jika tidak merasa sangat dibutuhkan, hindari saja.

Kecuali jika memang Anda menganggap memberi manfaat dan mempermudah pengunjung memahami informasi yang Anda sajikan, tidak ada alasan untuk mencantumkan link keluar.

14. Optimalkan sidebar

Buang saja semua widget tak berguna dan hanya membuat loading halaman menjadi lambat. Isi sidebar dengan artikel terpopuler, artikel terbaru, atau juga kategori atau label. Intinya optimalkan sidebar untuk menunjukkan konten hebat Anda kepada pengunjung.

15. Percepat loading halaman

Jangan membuat pengunjung blog menunggu. Jika mereka harus menunggu lebih dari 10 detik untuk membuka sebuah halaman, kemungkinan besar pengunjung segera meninggalkan blog Anda. Jumlah pageview blog Anda akan meningkat jika halaman Anda dapat tampil lebih ringan, lebih cepat.

16. Tawaran berlangganan

Anda dapat menawarkan pengunjung untuk berlangganan update, baik dari RSS maupun via email. Ini akan membantu Anda memperkecil nilai bounce rate, karena membuat pengunjung akan kembali lagi ke blog Anda.

17. Percantik bagian kiri atas blog

Entahlah, tapi ini adalah apa yang saya rasakan. Saya selalu melihat bagian kiri atas setiap blog. Jika saya  melihat menarik, atraktif, bagus, biasanya saya betah berlama-lama.

Untuk itu, cobalah buat desain (dengan menambah logo mungkin), dan optimalkan tampilan bagian kiri atas blog Anda, karena bagian inilah yang pertama kali dilihat oleh setiap pengunjung.

18. Autoplay

Buang musik atau video yang otomatis diputar begitu orang membuka blog Anda. Yakinlah, tidak semua orang suka dengan musik yang Anda putar, akibatnya mereka bisa dengan sangat cepat menutup blog Anda.

Begitu juga dengan video. Tidak semua orang memiliki koneksi internet super cepat. Jika mereka harus menunggu lama untuk membuka halaman, dipastikan mereka tidak akan kembali.

19. Buang ‘gangguan’

Yang saya maksud, buang pop-ups, toolbar eksternal, atau lainnya yang semacam itu, yang membuat pengunjung merasa terganggu. Hindari pula text link ads (iklan yang merubah kata-kata dalam artikel menjadi sebuah link yang menampilkan pop-ups apabila ditunjuk dengan mouse), yakinlah itu menurunkan pageview.

20. Judul artikel

Setiap judul artikel haruslah menarik dan sesuai dengan konten. Jangan membuat pembaca kecewa membuka sebuah artikel karena tertarik dengan judulnya, namun setelah dibaca tidak sesuai dengan harapan mereka karena tidak sesuai antara judul dengan isi.

21. Download gratis

Jujur saya sendiri belum menggunakan trik ini (dalam waktu dekat saya akan coba), tapi menurut saya memang hal ini sangat bagus. Anda dapat dengan mudah membuat pengunjung tertarik dengan menawarkan download gratis. Bisa berupa ebook, wallpaper, atau apapun lainnya yang bermanfaat. Pengunjung akan dengan mudah mengklik tawaran ini. Memperkecil Bounce Rate

22. Gunakan readmore

Jika terlalu banyak artikel di halaman utama, pengunjung akan lelah menggulung layar ke bawah. Jika sudah lelah, mereka cenderung meninggalkan blog Anda dengan cepat. Batasi jangan terlalu banyak jumlah halaman yang tampil di halaman depan.

23. Optimasi halaman error 404

Halaman error 404, adalah halaman ketika pengunjung membuka halaman yang tidak ada di blog Anda. Bisa karena halaman tersebut telah dihapus, atau mungkin karena pengunjung salah mengetik alamat url.

Dengan sedikit merubah halaman error ini, membuat kemungkinan pengunjung meninggalkan blog menjadi berkurang.

24. Survey dan polling

Ini salah satu cara lain untuk bisa lebih berinteraksi dengan pembaca. Tanyakan sesuatu kepada pembaca Anda, mereka akan senang menjawabnya. Memperkecil Bounce Rate

Bagaimana? Berapa nilai bounce rate blog Anda? Tinggi, sedang atau sudah cukup rendah? Silakan berbagi melalui komentar. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

 

 

Memaksimalkan Fitur Album pada Instagram

Memaksimalkan Fitur Album pada Instagram

Memaksimalkan Fitur Album pada Instagram – Sesuai data yang dirilis bulan April lalu, pengguna Instagram mencapai 700 juta dan 200 juta pengguna aktif Instagram stories. Jumlah ini sangatlah fantastis bukan? Tak hanya stories, beberapa waktu lalu Instagram kembali melakukan pembaruan dengan memungkinkan penggunanya untuk mengunggah banyak foto dan video dalam satu post atau biasa disebut album.

 

Memaksimalkan Fitur Album pada Instagram, memaksimalkan instagram,tips instagram, trik instagram,optimasi instagram,tips dan trik instagram
Memaksimalkan Fitur Album pada Instagram

 

Dengan fitur ini, Anda tidak lagi dibuat bingung untuk memilih mana satu yang terbaik di antara banyak foto atau video yang ada. Anda dapat memilih hingga 10 foto atau video. Ketika selesai mengunggahnya, Anda akan melihat tanda untuk menggeser ke kiri. Yang perlu digarisbawahi, Anda hanya memiliki satu caption dan ukuran post menjadi persegi (1:1). Agar lebih maksimal, Anda bisa memilih satu foto sebagai foto pertama atau cover. Pastikan foto pertama merupakan foto kualitas terbaik dan dapat merangkum pesan yang ingin Anda sampaikan.

Ada banyak alasan untuk Anda menyukai fitur baru ini, salah satunya yaitu Anda bisa menggunakannya untuk mendukung pemasaran bisnis Anda. Berikut beberapa tips yang bisa sampaikan untuk dapat memaksimalkan penggunaan fitur album Instagram bisnis Anda.

Acara

Ini mungkin salah satu alasan paling jelas untuk menggunakan fitur album pada Instagram, entah menghadiri acara, konferensi, menyelenggarakan acara, dan lain-lainnya. Tentunya Anda memiliki banyak dokumentasi foto atau video untuk dibagikan, bukan? Daripada membanjiri timeline, lebih baik gunakan fitur album. Anda bisa mengunggah foto maupun video terkait dengan acara tersebut dalam satu album.

Produk baru

Fitur album Instagram bisa Anda maksimalkan jika bisnis Anda memiliki produk baru yang diluncurkan. Misalnya Anda bisa mengombinasikan kelebihan atau fitur baru yang ada pada produk baru tersebut. Selain itu, Anda bisa menambahkan dengan testimonial dari konsumen yang sudah mencobanya.

Tutorial

Tips selanjutnya yaitu tutorial. Album Instagram adalah cara terbaik untuk membuat sebuah tutorial lengkap. Anda bisa mengombinasikan foto dan video untuk menambah wawasan mereka. Carilah cara-cara kreatif untuk dapat menunjukkan kepada audience bagaimana cara menggunakan produk Anda, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan, menyelesaikan masalah, dan masih banyak lagi. Memaksimalkan Fitur Album pada Instagram

Langkah demi langkah

Selain tutorial, ada beberapa hal dalam bisnis Anda yang hanya bisa disampaikan melalui petunjuk langkah demi langkah. Hal ini terutama berlaku untuk memasak, membuat kerajinan tangan, dan lainnya di mana harus menunjukkan proses sesuai dengan langkah-langkah yang ada. Dengan kehadiran album Instagram, Anda bisa membuat berbagai langkah proses dari awal sampai akhir.

Di balik layar

Seperti yang sudah beberapa kali di sampaikan, bahwa sangat penting untuk tidak hanya fokus pada penjualan. Sesekali Anda bisa membuat content yang menunjukkan proses di belakang layar dari bisnis Anda. Misalnya dengan menampilkan sosok seorang karyawan, tunjukkan sisi kepribadian mereka yang berbeda dengan beberapa foto atau video di album.

Mengemas ulang Instagram stories

Tentu Anda sudah tahu mengenai Instagram stories bukan? Faktanya, Instagram stories akan hilang setelah 24 jam. Apakah Anda membuat content yang menarik di stories dan menyayangkan jika content tersebut hilang begitu saja? Dengan fitur album, Anda dapat mengemas ulang Instagram stories Anda dan menjadikannya dalam bentuk album di akun Instagram Anda. Pastikan bahwa Anda menyimpan stories Anda terlebih dahulu, sebelum mereka menghilang. Memaksimalkan Fitur Album pada Instagram

Itulah beberapa tips terkait album Instagram yang bisa Anda coba terapkan untuk bisnis Anda. Apapun yang Anda lakukan berkaitan dengan fitur tersebut, pastikan Anda membuatnya secara menarik. Hindari melakukan pengulangan foto atau video pada album yang sama. Selamat mencoba!

Blog yang Mampu Menghasilkan Jutaan Rupiah per Bulan

Blog yang Mampu Menghasilkan Jutaan Rupiah per Bulan

Blog yang Mampu Menghasilkan Jutaan Rupiah per Bulan

Blog bisa dijadikan sumber penghasilan.

Masih banyak orang yang tidak percaya dengan fakta ini.

Oleh karena itu, kali ini saya ingin menunjukkan kepada anda secara LIVE bagaimana cara membuat blog dalam niche tertentu yang mampu menghasilkan jutaan Rupiah per bulan.

Semuanya akan saya buka secara transparan.

Mulai dari proses persiapan, pembuatan blog, strategi konten, sampai teknik-teknik promosinya.

Blog yang dijadikan studi kasus:

Di bulan Desember lalu saya punya waktu luang, jadi waktu itu saya punya ide untuk membuat sebuah blog studi kasus untuk pembaca PIM.

Saya akan menerapkan semua yang saya ajarkan di blog tersebut.

Kemudian hasilnya saya bagikan secara transparan.

Rencananya sih begitu…

Tapi kenyataannya, mulai bulan Januari lalu ternyata saya sibuk dengan urusan-urusan lain sehingga tidak sempat fokus.

Akhirnya blog tersebut saya abaikan.

Sekarang, yang mengurus blognya adalah salah satu asisten saya. Dia yang membantu saya mengelola konten dan melakukan promosi.

Saya cuma ngintip sesekali sambil memberikan saran.

Dengan kata lain, blog ini sifatnya seperti “autopilot”, bisa berjalan sendiri sambil menghasilkan uang meskipun tidak saya awasi.

Tapi perkembangannya juga jadi lambat.

Berikut status blog studi kasus kita saat ini:

  • Diluncurkan tanggal 7 Desember
  • (Berarti sekarang umurnya 4 bulan)
  • Jumlah pengunjung: sekitar 1500 per hari
  • Jumlah subscriber: 448
  • Jumlah post: 28 artikel (2x per minggu)
  • Pendapatan: $60 per bulan
  • Sumber pendapatan: Amazon & AdSense

Ini screenshot Google Analytics sejak hari pertama sampai saat ini:

Mengenai pendapatan, blog ini baru dimonetisasi selama 1 bulan.

Selain Amazon, ada juga $1-2 per hari dari AdSense.

Oh ya, satu hal lagi:

Terakhir kali saya “main” AdSense dan Amazon sekitar 5-6 tahun yang lalu…setelah itu berhenti total.

Jadi saya juga sekarang sedang belajar lagi.

Kalau ada yang punya tips terkait AdSense dan Amazon untuk saya, jangan malu-malu, bisa dibagikan lewat komentar di bawah.

Apa yang akan kita lakukan di seri panduan ini?

Mulai saat ini, selama beberapa periode (minggu/bulan) ke depan saya akan menerbitkan update baru tentang kondisi terbaru blog ini.

Bukan hanya itu:

Saya juga akan buka-bukaan apa saja yang saya lakukan terhadap blog ini.

(selain nama & niche)

Tujuannya supaya anda bisa meniru cara membuat blog yang mampu menjadi sumber penghasilan.

Itulah kenapa seri panduan ini dibuat.

Di episode pertama ini, saya akan membahas bagaimana cara membuat websitenya dari nol sampai siap diluncurkan.

Mari kita mulai.

1. Mencari niche yang tepat untuk blog kita

Ini tahapan pertama dan paling penting karena niche akan menentukan seberapa besar potensi blog anda.

Tahapannya

Silahkan baca panduan tersebut dulu kalau belum.

Setelah itu mari kita bahas yang lebih spesifik untuk kasus ini.

Ada 3 hal yang perlu diperhatikan:

Pertama, kalau anda berencana tidak menulis sendiri (menggunakan jasa penulis) tidak usah terlalu fokus dengan minat dan kemampuan anda sendiri.

Yang penting menurut anda tidak membosankan.

Karena kalau anda merasa nichenya membosankan, maka nanti mengurus blognya juga akan jadi membosankan.

Yang kedua, pilih topik yang tidak terlalu sempit.

Ini sempat populer di sekitar tahun 2012 ke belakang, istilahnya Micro Niche Site. Memilih niche yang sangat kecil supaya saingannya juga kecil.

Jangan seperti itu.

Niche yang sempit duitnya juga kecil, karena peminatnya sedikit.

Pilih niche yang cukup besar, kemudian lakukan diferensiasi supaya blog anda punya daya saing.

Ketiga, yang satu ini tidak wajib, tapi kalau bisa pilih niche yang menarik untuk di-share ke social media dan punya gambar/foto yang indah.

Alasannya karena social media akan jadi tempat promosi utama.

Kalau performa niche anda tidak bagus di social media, maka akan butuh waktu lebih lama. Tidak sulit sebetulnya, karena hampir semua niche populer pasti menarik di social media.

Tapi sekali lagi, tidak wajib.

Ini beberapa bidang industri yang populer di internet sebagai bahan untuk pertimbangan anda:

  1. Bisnis dan marketing
  2. Karir
  3. Edukasi dan sains
  4. Teknologi
  5. Olahraga/aktivitas fisik
  6. Psikologi
  7. Fitness
  8. Kesehatan
  9. Rumah dan keluarga
  10. DIY, seni, dan kreasi
  11. Pengembangan diri
  12. Gaming
  13. Politik dan sosial
  14. Berkebun
  15. Hewan dan peliharaan
  16. Fotografi
  17. Masakan, makanan, dan minuman
  18. Desain
  19. Fashion
  20. Travel
  21. Kecantikan
  22. Properti dan perumahan
  23. Kendaraan
  24. Keuangan
  25. Mainan
  26. Kegiatan outdoor (hiking, mendaki gunung, dsb.)
  27. Relationship (pacar, teman, keluarga)

(Ingat, ini industri, bukan niche. Niche anda sebaiknya lebih spesifik lagi)

Sekali lagi

2. Mencari keyword dan membuat strategi keyword

Panduan di atas sebetulnya sudah cukup.

Tapi caranya akan sedikit kita modifikasi sesuai kebutuhan.

Mencari topik dan keyword primer

Topik primer itu topik yang paling pertama dicari oleh semua pemula dalam suatu niche. Topik yang semua orang mesti tau.

Ikuti langkah-langkah berikut:

Yang pertama anda lakukan adalah mencari sub kategori.

Misal nichenya “fitness”.

Di dalam niche tersebut tentu masih ada turunan-turunannya lagi.

Contohnya:

  • Program latihan
  • Nutrisi
  • Suplemen
  • Motivasi
  • Kesehatan, dan sebagainya

Kemudian, cari apa topik pembahasan utama dari setiap sub kategori.

Contoh untuk sub kategori nutrisi:

“cara menghitung kebutuhan kalori”, “pola diet untuk menambah massa otot”, “daftar makanan berprotein tinggi”, dan sebagainya.

Intinya cari informasi yang dibutuhkan oleh semua pemula.

Bayangkan kalau anda baru tertarik dengan topik tersebut, apa hal-hal pertama yang perlu anda ketahui? Itulah topik primer.

Jangan terburu-buru.

Luangkan waktu 2-3 jam sambil browsing blog dengan kategori yang sama.

Lalu ubah topiknya ke versi sederhana.

Maksudnya seperti ini:

Bayangkan kalau anda mau mencari informasi tersebut di Google, apa yang akan anda tulis. Misalnya “makanan protein tinggi”, atau “menghitung kalori”.

Selanjutnya, masuk ke Google Keyword Planner.

Masukkan versi sederhana dari topik tersebut ke GKP satu per satu.

Kemudian catat yang “Monthly Search Volume”-nya tinggi:

Catat ke Microsoft Excel, Google Sheets, atau Notepad.

(Saya pakai Google Sheets supaya bisa diakses oleh asisten)

Setelah selesai, kita lanjut ke tahap berikutnya.

Mencari topik dan keyword sekunder

Seperti yang sudah kita bahas di atas, topik primer itu yang paling mendasar dan dibutuhkan oleh para pemula.

Menempatkan Kata Kunci,mengolah kata kunci,kata kunci artikel, kata kunci pada artikel, menaruh kata kunci pada artikel,tehnik kata kunci artikel
riset kata kunci

Topik-topik primer biasanya populer.

Tapi jumlahnya tidak banyak, persaingannya juga biasanya tinggi.

Maka dari itu, kita perlu mencari topik sekunder yang lebih bervariasi dan persaingannya lebih rendah.

Ini caranya:

Pertama, cari sekitar 10 blog atau lebih dengan niche yang sama dengan calon blog anda.

Gunakan Google.

Masukkan satu per satu keyword primer anda di Google. Lalu akan muncul blog-blog dengan niche tersebut, seperti ini:

Strategi Mendapatkan Followers dan Like di Instagram, Twitter, dan Facebook

Strategi Mendapatkan Followers dan Like di Instagram, Twitter, dan Facebook

Strategi Mendapatkan Followers dan Like di Instagram, Twitter, dan Facebook

Anda pasti pernah melihat orang/perusahaan yang aktif di Instagram, Twitter, atau Facebook dan punya banyak follower.

Setiap kali membuat post baru, puluhan ribu like. Gila.

Lalu anda merasa kagum dengan mereka, sehingga anda juga ingin mendapatkan banyak follower.

Sekarang memang jamannya seperti itu. Semakin banyak jumlah follower-nya, semakin bangga pula rasanya.

Tapi bukan hanya kebanggaan…

…meskipun untuk hepi-hepi atau tujuan bisnis, memiliki banyak follower di social media bisa memberikan 3 manfaat besar:

  1. Otoritas – kita dipercaya sebagai orang yang ahli
  2. Pengaruh – ide yang kita tanamkan menyebar luas
  3. Penjualan – jelas, banyak orang = banyak pembeli

Pertanyaannya, caranya gimana biar banyak follower?

Padahal sudah buat banyak post yang bagus, lucu, menarik, tapi tiap hari cuma bertambah 1-2 followers.

Dalam artikel ini, anda akan mempelajari 50 hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan untuk mendapatkan follower di Instagram, Twitter, dan like di Facebook.

Dan semuanya sudah terbukti.

Di artikel ini ada lebih dari 60 tips untuk 3 social media: Twitter, Facebook, dan Instagram. Silahkan gunakan filter di bawah untuk memunculkan tips dalam kategori yang anda inginkan saja, supaya tidak terlalu banyak.

Perlihatkan hanya tips yang berlaku di:

Perlihatkan hanya tips dalam kategori:

No items were found matching the selected filters
Strategi Pemasaran di Media Sosial untuk Membangun Brand Bisnis Anda supaya laris manis

Strategi Pemasaran di Media Sosial untuk Membangun Brand Bisnis Anda supaya laris manis

Strategi Pemasaran di Media Sosial untuk Membangun Brand Bisnis Anda supaya laris manis

aya akan katakan secara terang-terangan:

Social media itu sarana pemasaran yang terlalu dibesar-besarkan.

Coba lihat statistiknya, sepertinya luar biasa…

…tahun 2015 ada 38 juta pengguna internet di Indonesia, 79% di antaranya aktif menggunakan social media minimal sekali sebulan.

Banyak kan?

Tapi dalam prakteknya tidak demikian.

Sebagian besar orang yang melakukan social media marketing menyerah dalam hitungan bulan. Karena tidak ada hasil positif yang mereka dapatkan ke bisnisnya.

Gagal.

Tunggu dulu…saya luruskan sebelum pada protes.

Social media marketing itu tidak jelek. Banyak orang yang gagal karena memang sangat mudah untuk terjebak di jalur yang salah ketika memanfaatkan social media.

Hanya ini yang biasanya dilakukan (dan diajarkan):

  • Buat akun, hiasi dengan foto & lengkapi profilnya
  • Buat post yang menarik untuk mendapatkan like/retweet

Itu saja tidak cukup. Sangat tidak cukup.

Agar upaya  yang anda lakukan tidak sia-sia silahkan lanjutkan membaca. Dalam panduan ini anda akan mempelajari seperti apa strategi pemasaran social media yang sesungguhnya.

1. Tentukan SATU social media utama

Satu, tidak lebih.

Mengapa cuma satu? Bukannya lebih banyak lebih bagus?

Memang betul. Idealnya semakin banyak kita muncul di hadapan orang lain, akan semakin cepat kita dikenal.

Tapi ada beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan:

  1. Waktu
  2. Biaya
  3. Tenaga manusia
  4. Ilmu

Kalau anda tidak punya masalah dengan keempatnya, silahkan pilih lebih dari 1.

Social media marketing itu tidak sederhana. Bukan cuma sekedar posting tweet yang lucu atau upload gambar meme. Dan yang terpenting, tidak diotomatiskan dari social media A ke B.

Anda akan sadar alasannya dalam bab 2.

Intinya, anda sebagai pemain baru tidak akan bisa langsung aktif di banyak social media sekaligus. Ini justru akan berdampak buruk.

Karena itu, pilih social media berdasarkan:

  • Ukuran: lebih besar lebih baik, tapi belum tentu
  • Audiens: dimana mayoritas orang-orang yang anda targetkan
  • Konten: tempat yang efektif untuk video, gambar/foto, teks tidak sama

Mari kita bahas satu per satu.

Ini grafik penggunaan social media di Indonesia dari

Facebook menempati posisi tertinggi sebagai social media dengan jumlah pengguna terbanyak, disusul oleh Twitter.

Lebih lanjut, grafik berikut adalah grafik penggunaan social media di Indonesia berdasarkan rentang umur

Dari 2 grafik ini, terlihat bahwa Facebook merupakan social media yang paling superior dibandingkan beberapa saingan yang lain.

Apakah ini artinya Facebook paling bagus?

Bisa jadi…tapi belum tentu.

Ukuran dan umur memang 2 faktor utama dalam menentukan social media untuk keperluan pemasaran. Dalam hal ini, Facebook dan Twitter lebih unggul.

Tapi ini masih dipengaruhi lagi oleh audiens dan industri anda.

Untuk semakin memastikan pilihan anda, mari kita lihat karakteristik dari masing-masing social media:

Gunakan Facebook kalau:

Anda tidak ingin ambil pusing.

Hampir semua orang ada di Facebook dalam berbagai minat dan usia. Kemungkinan besar target pasar anda juga ada di Facebook.

Tetapi karena volume yang sangat besar, Facebook punya filter yang ketat. Secara organik, hanya kurang dari 1% dari orang yang mengikuti Page anda akan berinteraksi.

Maka dari itu, anda mungkin akan sangat mengandalkan iklan.

Selain itu, jenis konten di Facebook lebih beragam. Ada banyak pilihan mulai dari sekedar teks, gambar, video, dan link. Kalau anda memanfaatkan Facebook, ada baiknya anda tidak fokus hanya di salah satu jenis.

Terakhir. Frekuensi konten di Facebook rendah, tapi kualitasnya harus tinggi.

Gunakan Twitter kalau:

Target pasar anda berusia muda.

Seperti grafik di atas, Twitter lebih populer di golongan usia 18-35 tahun. Lebih dari itu, sangat jarang yang menggunakan Twitter.

(Tetapi golongan usia semakin lama akan semakin merata)

Di satu sisi, pengguna Twitter Indonesia lebih tertarik dengan konten-konten singkat dan bersifat santai. Di sisi lain, banyak pula pengguna Twitter yang lebih suka dengan link ke website.

Jadi, lihat kembali apa yang anda pasarkan dan seperti apa konten anda.

Kalau apa yang anda promosikan bisa dikonsumsi dalam 140 huruf atau bisa menarik orang lain untuk mengunjungi website anda, gunakan Twitter.

Karena tidak ada filter, menjangkau follower di Twitter lebih mudah dibandingkan Facebook. Maka dari itu, frekuensi konten di Twitter sebaiknya lebih tinggi daripada Facebook.

Gunakan Instagram kalau:

Apa yang anda pasarkan bisa disajikan dalam foto yang indah.

Kalau anda tidak bisa menyediakan foto yang indah atau kalau sesuatu yang anda pasarkan tidak mampu dijadikan foto, jangan gunakan Instagram.

Golongan usia di Instagram juga saat ini lebih rendah. Berdasarkan grafik di atas, pengguna Instagram di Indonesia yang berusia lebih dari 45 tahun hampir tidak ada.

Instagram mudah untuk dikelola bersama Facebook atau Twitter.

Ini karena konten di Instagram sebagian besar hanya berupa gambar. Gambar yang anda upload di Instagram bisa digunakan kembali untuk konten di Facebook atau Twitter.

Selain itu, tingkat interaksi oleh follower di Instagram jauh lebih tinggi.

Gunakan Google+ kalau:

Anda punya konten di website dan ingin mendapatkan peringkat tinggi di Google.

Yang unik dari Google+, ketika follower anda menggunakan Google Search maka hasil pencarian dari orang-orang yang mereka follow akan mendapatkan peringkat lebih tinggi.

Jadi meskipun Google+ tidak ramai, tapi masih layak untuk dipakai.

Dalam beberapa industri, ada komunitas di Google+ yang jauh lebih aktif daripada Facebook. Sebaiknya anda coba mencari komunitas ini, kalau ada.

Gunakan LinkedIn kalau:

Anda adalah B2B, bisnis ke bisnis. Bukan B2C, bisnis ke konsumen.

Dengan kata lain, gunakan LinkedIn kalau target pasar anda adalah bisnis, bukan perorangan. Ini karena LinkedIn dipenuhi oleh para profesional dan pemilik bisnis.

2. Tetapkan kepribadian yang anda gunakan

Kalau anda mengikuti beberapa akun brand di social media, akan pasti sadar bahwa kepribadian dari akun-akun tersebut berbeda.

Ada yang santai:

ada yang serius

Tidak ada yang salah, keduanya bagus. Tapi ada 2 hal yang harus diperhatikan:

  • Mana yang mencerminkan bisnis anda
  • Mana yang tepat untuk audiens anda

Terutama karena di Indonesia kita punya bahasa baku dan bahasa pergaulan. Pastikan anda memilih yang tepat, dan gunakan secara konsisten.

Kalau target pasar anda berusia dewasa, akan aneh kalau menggunakan bahasa yang terlalu santai.

Oh ya, ‘serius’ bukan berarti ‘kaku’.

Kata-kata yang anda gunakan di social media akan mencerminkan bisnis anda. Tidak ada yang suka berteman dengan orang yang bicaranya kaku seperti robot.

Ini beberapa kepribadian yang harus anda tentukan di awal:

Untuk memilih kepribadian mana yang sebaiknya anda gunakan, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Kalau brand anda adalah manusia, seperti apa kepribadiannya?
  2. Seperti apa karakter dan gaya bicara dari audiens anda?
  3. Seperti apa hubungan yang ingin anda bangun dengan mereka?
  4. Apa tujuan konten anda? Kepribadian apa yang tepat untuk konten tersebut?
  5. Kesan apa yang ingin anda peroleh dari orang lain?

3. Strategi konten untuk social media

Inilah bagian terpenting dalam social media marketing.

Tanpa memiliki konten yang menarik, semua hal yang anda lakukan di social media akan percuma.

Ada banyak hal yang bisa dibahas mengenai konten. Lebih spesifik untuk masing-masing social media akan dibahas dalam bab selanjutnya.

Untuk sekarang, kita akan bahas konsep dasarnya.

Marketing business sales
Marketing business sales

Kesuksesan dalam social media marketing ditentukan oleh 3 hal:

  1. Kualitas konten
  2. Pemilihan waktu posting
  3. Frekuensi posting

Meskipun kualitasnya tinggi, tapi kalau anda salah dalam memilih waktu maka hasilnya akan kurang maksimal. Demikian pula untuk frekuensi/jumlah.

Tidak hanya itu…

…kita sudah mengenal beberapa jenis konten: teks, link, gambar, dan video.

Ternyata tidak semua jenis konten tersebut akan mendapatkan jumlah interaksi yang sama. Konten jenis tertentu akan mendapatkan lebih banyak like/share/retweet.

 

Mengolah dan Menempatkan Kata Kunci Pada Artikel

Mengolah dan Menempatkan Kata Kunci Pada Artikel

Menempatkan Kata Kunci,mengolah kata kunci,kata kunci artikel, kata kunci pada artikel, menaruh kata kunci pada artikel,tehnik kata kunci artikel

Menempatkan kata kunci (keyword) di artikel atau di postingan sangat berpengaruh terhadap hasil pencarian di search engine, selain judul artikel itu sendiri, ada hal hal yang paling penting untuk diperhatikan, yaitu tatanan bahasa serta frase kata yang menunjang.

Selama ini mungkin hal ini banyak di abaikan oleh para penulis blog, yaitu tehnik mengolah kata dari kata kunci utama. Kita tahu bahwa google sudah mendukung bahasa Indonesia sepenuhnya, dan banyak kata atau kalimat dalam bahasa kita mempunyai arti yang sama. Persamaan kata itu bisa disebut dengan istilah sinonim.

Menempatkan kata kunci persamaan kata

Tehnik memaksimalkan kata kunci yang akan saya bahas ini mungkin berbeda dengan tehnik SEO pada umumnya, bahkan mungkin tidak ada hubungannya dengan masalah SEO. Karena kita memanfaatkan persamaan kata yang sering dituliskan atau diketikkan orang sewaktu mencari sebuah artikel di kotak pencarian.

Saya berikan contoh seperti dibawah ini.

Menempatkan = menaruh, meletakkan, menetapkan, menerapkan.
Menghasilkan = mendapatkan, memperoleh, mencari.

Hal ini berhubungan dengan kata kunci yang sering diketikkan orang,  dalam praktek memberikan judul untuk artikel, kita pasti akan bingung memilih mana yang akan kita gunakan.

  • Menempatkan kata kunci pada judul artikel.
  • Menaruh kata kunci pada judul artikel.
  • Meletakkan kata kunci pada judul artikel.
  • Menetapkan kata kunci pada judul artikel.
  • Menerapkan kata kunci pada judul artikel

Untuk contoh judul artikel yang ke dua adalah

  • Menghasilkan uang melalui internet
  • Mendapatkan uang melalui internet
  • Memperoleh uang melalui internet
  • Mencari uang melalui internet

Baiklah, sekarang sudah sedikit jelas jika melihat contoh di atas. Mesin pencari google akan memberikan hasil yang lain jika kita mengetikkan kata yang berbeda, padahal kita tau bahwa semua kata tersebut mempunyai arti yang sama. Namun jika artikel anda mempunyai semua kata tersebut, maka artikel anda berada tidak jauh dari hasil pencarian.

Tehnik ini sangat bagus diterapkan untuk blog baru, sebab kata kunci utama (short keyword) banyak dikuasai oleh blog yang sudah berumur dan populer. Tingkat relevansi artikel juga sangat mempengaruhi, sebab mesin pencari akan mencocokkan kata kunci yang sesuai ketika seseorang mengetikkan sesuatu di kotak pencarian (search engine)

Penunjang kata kunci utama

Persamaan kata tersebut masih menunjang dalam kata kunci utama, memang tidak semua artikel menggunakan persamaan kata ini, ada istilahnya kata baku. Artinya kata tersebut menjadi kata yang tidak di sinonimkan.

Walaupun mempunyai arti sama seperti kata uang, adalah kata baku nya. Meskipun sering di istilahkan dengan kata duit, fulus, kocek dan lain sebagainya.

Hal ini lebih berpeluang untuk ditemukan di mesin pencari dari pada mengulang ulang kata kunci pada setiap paragraf kalimat. Menegaskan dan membuat jelas kalimat tersebut dengan pengulangan yang melebihi batas justru akan dianggap SPAM oleh google.

Dan jika sudah begitu artikel anda akan perlahan lahan turun dari SERP (search engine result page), karena pada dasarnya google tidak menyukai spammer.

Menentukan kata kunci penunjang pada artikel

Betul sekali, frase kata tersebut adalah kata kunci penunjang untuk kata kunci utama. Kita bisa mengaturnya pada bagian artikel pada postingan blog, agar terbaca pada mesin pencari.

Kita bisa menetapkan dan memilih kata mana yang paling tepat buat judul postingan.

  1. Untuk hasil pencarian yang lebih maksimal, lagi – lagi kita harus berurusan dengan riset kata kunci. Tujuannya adalah mencari persaingan yang lebih sedikit dengan jumlah pencarian yang tinggi.
    Buka Google Keyword Planner , pilih kata kunci mana yang jumlah persainganya sedikit.
  2. Alternatif lain gunakan Google Search Auto Suggestion, fasilitas dari google ini memunculkan saran secara otomatis dibelakang kata kunci yang diketikkan dikotak pencarian serch engine google. Anda bisa memilih salah satunya.
  3. Kata kunci ini dikumpulkan dan diakumulasi oleh google sebagai hasil yang paling banyak (populer) diketikkan oleh orang di hasil pencarian google.

Penempatan kata kunci penunjang pada artikel

Perhatikan contoh gambar dibawah ini.

mengolah-kata-kunci

Saya membuat artikel dengan judul seperti diatas, dengan prioritas kata kunci manfaat fetch as google. Ketika orang lain mengetikkan Fungsi fetc as google, artikel ini masih menempati urutan yang tak jauh dari judul atau kata kunci utama. Nah ini yang disebut penunjang kata kunci utama.

Contoh lain bisa anda lihat pada awal kalimat postingan ini.

Hal yang harus diperhatikan

Menempatkan kata kunci yang paling bagus adalah pada 100 kata/ kalimat pada paragraf pertama, jadi sewaktu anda menuliskan pembuka untuk posting itu lho. Untuk selanjutnya bisa diperkuat pada paragraf ke dua, ketiga dan seterusnya. Untuk pengulangan kata kunci sebaiknya paling banyak adalah 3 kali, jika artikel anda tidak ingin dianggap SPAM.

Menempatkan kata kunci penunjang bisa juga diterapkan untuk internal link dan sebagai anchor teks dalam sebuah kalimat. Selain bagus untuk SEO on page, tehnik ini mampu menguatkan SERP pada hasil pencarian. Kata kunci penunjang juga perlu ditempatkan pada akhiran posting, untuk menambah kekuatan dalam hasil pencarian.

Baiklah, ini hanya sebagai pengalaman saja dan memang tidak bisa dipungkiri bahwa pengunjung bebas mengetikkan apa saja yang mereka kehendaki, walaupun kata atau kalimat itu berbeda namun mempunyai arti yang sama. Demikian sekiranya Tehnik Mengolah dan Menempatkan Kata Kunci Pada Artikel, semoga bermanfaat.

Menggunakan YouTube  Untuk Pemasaran Bisnis

Menggunakan YouTube Untuk Pemasaran Bisnis

Menggunakan YouTube  Untuk Pemasaran Bisnis
Menggunakan YouTube Untuk Pemasaran Bisnis

Biasanya pemilik bisnis akan melakukan berbagai macam upaya untuk mengembangkan bisnis mereka, salah satunya adalah memperluas jangkauan pemasaran.

Anda salah satu marketer atau pemilik bisnis yang tengah melakukan hal yang sama untuk mengembangkan bisnis?

Biasanya Anda menggunakan platform apa untuk memasarkan bisnis?

Apakah lewat Facebook? Instagram? Twitter? Radio? Broadcast messages? Endorse? Flyer?

Mungkin yang disebutkan di atas sudah biasa. Anda pernah mencoba memasarkan bisnis menggunakan YouTube?

Yes, seperti yang kita tahu, YouTube adalah layanan video hosting online yang memungkinkan orang untuk berbagi video mereka.

Bisnis dan individu menggunakan YouTube untuk berbagi atau menemukan video, termasuk hiburan, promosi dan instruksi.

YouTube merupakan layanan video hosting yang paling populer, diikuti oleh layanan lainnya yang serupa seperti Facebook, Vimeo, Vine, Blip, dan Flickr.

Seperti saluran social media lainnya, YouTube memungkinkan orang di seluruh dunia untuk berinteraksi, berbagi, dan membuat konten melalui komunitas online.

Karena memiliki popularitas dan fitur, YouTube dapat menjadi saluran pemasaran yang berguna untuk bisnis.

Anda bisa menggunakan YouTube untuk memulai atau mempromosikan produk, mengungkapkan ‘kepribadian’ merk Anda, memantau feedback, memberikan layanan customer dan membantu customer Anda menyebarkan berita tentang bisnis Anda.

Artikel kali ini akan memandu Anda serta menjelaskan manfaat menggunakan YouTube dalam bisnis Anda, serta tips untuk menghindari terjadinya potensi kendala.

Mari kita mulai.

Menggunakan YouTube  Untuk Pemasaran Bisnis
Menggunakan YouTube Untuk Pemasaran Bisnis

Bagaimana YouTube Bekerja?
YouTube berdiri pada Februari 2005 dan telah berkembang dengan pesat. Menurut statistik YouTube memiliki lebih dari satu miliar pengguna — hamper sepertiga dari semua pengguna internet — dan setiap hari, orang menonton ratusan juta video setiap jam di YouTube dan menghasilkan miliaran kali penayangan.

YouTube secara keseluruhan, dan bahkan di perangkat seluler saja, telah menjangkau lebih banyak audiens yang berusia 18-34 dan 18-49 tahun daripada jaringan televisi kabel mana pun di Amerika Serikat.

Pertumbuhan waktu menonton di YouTube semakin cepat dannaik minimal 50% dari tahun ke tahun selama 3 tahun berturut-turut.

Jumlah orang yang menonton YouTube per hari naik sebesar 40% sejak Maret 2014 dn jumlah pengguna yang mengunjungi YouTube naik lebih dari 3 kali lipat per tahun.

YouTube menjadi mesin pencari terbesar kedua di dunia, setelah Google pada peringkat pertama (yang memiliki YouTube).

Hal ini berarti orang selalu mencari informasi menggunakan YouTube dan menemukan video yang berkaitan dengan topic yang mereka cari.

YouTube Video

YouTube menyediakan cara yang mudah bagi orang untuk menyimpan video online dan berbagi dengan orang lain.

YouTube video mencover semua topik video yang menurut orang-orang penting untuk diupload dan ditonton.

Video mudah untuk dibagi melalui bentuk lain, mulai dari social media, email dan website dan juga dapat di-embed ke dalam situs-situs lain.

Di samping setiap video di YouTube terdapat daftar suggested videos, yaitu video yang dikalkulasi mesin pencari YouTube, yang akan memberikan referensi kepada orang lain tentang video yang Anda tonton.

YouTube mendorong audiens untuk mengungkapkan pendapat mereka dari video yang mereka tonton, menyimpan video untuk ditonton nanti, atau berbagi video yang mereka sukai.

Anda dapat membuat video publik yang dapat dilihat oleh siapa pun, atau berbagi secara pribadi dengan orang yang dipilih.

YouTube Analytics

YouTube Analytics adalah analisis self-service dan reporting tool yang memberikan data tentang setiap video yang Anda upload, sehingga Anda dapat dengan mudah melacak berapa banyak views yang didapat, dari mana orang dating untuk menemukannya dan tipe orang apa yang menontonnya.

YouTube Analytics bisa memberikan Anda informasi mengenai :

Pengalaman pertama video, termasuk referral pertama dari video yang terkait, referral pertama dari pencarian YouTube (termasuk istilah pencarian yang digunakan), dan pertama kalinya video di-embed ke website lain.
Berapa banyak view yang datang dari referral source.
Di gender dan kelompok usia berapa video menjadi paling populer.
Negara mana yang videonya paling populer.
Berapa banyak komentar dan penilaian yang telah

YouTube Channels

Anda dapat mengatur YouTube channel untuk bisnis dan menggunakan video Anda juga secara bersamaan. Juga mengijinkan Anda untuk mengkustomasi channel Anda dengan image yang mewakili perusahaan Anda.

Channel Anda termasuk bagian ‘About’, di mana Anda dapat memberikan deskripsi singkat dari bisnis Anda dan link ke website atau rincian kontak.

Di channel milik sendiri, Anda dapat mengelompokkan video yang telah Anda buat dan upload, video yang Anda tonton dan like, playist dari video yang Anda buat.

Channel Anda akan memiliki web address (URL) yang dapat Anda promosikan di website Anda atau program marketing. Ini berarti ketik aAnda log in ke YouTube, video Anda akan terdaftar pada homepage YouTube.

Anda juga dapat membuat ‘playlist’ dalam channel Anda untuk mengatur video dari segi subyek atau tipenya.

Sebagai contoh, Anda bias memiliki playlist yang menampilkan video tentang masing-masing kategori produk.

YouTube Advertising

YouTube menggabungkan fitur yang memungkinkan sebuah bisnis untuk mempromosikan video mereka kepada orang-orang yang mungkin tertarik dengan bisnis tersebut, menargetkan customer dengan demografi, topik, atau minat.

Pengiklan membayar setiap kali seseorang melihat video mereka.

Di YouTube Ads, Anda dapat memilih lokasi iklan Anda akan muncul,bagaimana formatnya ,dan bahkan berapa banyak Anda bersedia membayar per tampilan (jika Anda ingin menampilkan keunggulan iklan Anda dari pesaing).
Anda bisa menebak seberapa tinggi pertumbuhan YouTube di Indonesia?

Baca Juga : Mengenal Google AdWords

Menurut sebuah situs berita, pertumbuhan video YouTube Indonesia sangat pesat dan menjadi yang terbesar di Asia Pasifik.

Peningkatan di Indonesia dari tahun ke tahun mencapai 600% berdasarkan kuarta lketiga 2015 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini 3 kali lebih besar dari negara lain di Asia Pasifik.

Mayoritas orang mengakses YouTube melalui smartphone dan rata-rata menghabiskan waktu selama 30 menit.

Benefit dari YouTube untuk Bisnis
Jika Anda sudah melihat pertumbuhan YouTube yang semakin meningkat setiap tahunnya, sekarang Anda dapat membayangkan jika social media yang satu ini digunakan sebagai sarana bisnis Anda.

Wow! Menggiurkan? Sudah pasti! Namun sebelum itu Anda harus mengetahui benefit apa yang Anda dapatkan jika menggunakan YouTube untuk berbisnis.

  • Mendemonstrasikan produk
  • Menciptakan komunitas
  • Menunjukkan keahlian
  • Menghemat bandwidth
  • Menunjukkan ‘personality’ merk Anda
  • Memanfaatkan event atau promosi
  • Memecahkan masalah customer

Ok, benefitnya sudah disebutkan. Mungkin Anda ingin segera mulai untuk menggunakan YouTube untuk berbisnis. Kalau begitu, berikut ini ada beberapa tips menggunakanYoutube untuk Anda.

Tips untuk Menggunakan YouTube
Masukkan Call to Action

Idealnya, menonton video akan membuat customer Anda untuk melakukan sesuatu, seperti membeli produk, mempromosikan bisnis Anda melalui jaringan social media mereka, memberikan feedback atau mencari informasi lebih lanjut tentang bisnis atau produk Anda.

Anda dapat menyertakan call to action dalam YouTube, seperti mengundang orang untuk meninggalkan komentar, menilai video, berbagi video, subscribe video atau memeriksa YouTube channel Anda untuk melihat video lainnya.

Atau, gunakan call to action untuk mengarahkan orang ke situs Anda, atau meminta mereka untuk menelepon ke perusahaan atau ponsel Anda.

Contohnya seperti menyarankan orang untuk mengisi kode promosi untuk menerima layanan gratis atau diskon.

Mengelola Feedback

YouTube dirancang untuk menjadi lebih interaktif dengan orang-orang yang memberikan rating video dan komentar. Kegiatan interaktif ini bisa menjadi kekuatan yang sebenarnya karena memberikan Anda feedback customer secara langsung, yang kemudian dapat Anda respon.

Untuk melakukan ini dengan baik, Anda perlu memonitoring komentar dan rating pada video Anda, dan tanggapi mereka jika diperlukan. Jika itu tidak mungkin, akan lebih baik jika Anda menonaktifkan komentar ketika Anda meng-upload video.

Memperkuat Merk Anda

Hal-hal sederhana seperti memasukkan logo Anda pada awal dan akhir setiap video memastikan bahwa orang yang menonton video terserbut terhubung dengan bisnis Anda. Ini juga penting untuk memastikan bahwa tone dan gaya yang Anda gunakan di YouTube selalu konsisten dengan citra merk Anda.

Tampilkan, Bukan hanya Memberitahu

Video adalah media besar untuk menunjukkan produk atau jasa ke dalam sebuah tindakan. Anda dapat mengirim video di YouTube yang menunjukkan bagaimana cara untuk mendapatkan hasil maksimal dari produk Anda.

Misalnya, roaster kopi. Anda bisa memasukkan video tutorial tentang membuat café latte sempurna dsb.

Meningkatkan SEO Anda

Memasukkan video ke dalam konten web Anda (misalnya embedding video dalam situs web Anda) dapat meningkatkan nilai Anda di mesin pencari Google, sehingga orang yang melakukan pencarian di Google lebih berkemungkinan besar untuk menemukan website Anda.

Anda dapat membantu orang untuk menemukan video Anda dengan memberikan tag kepada mereka. Pilih keyword yang cenderung untuk digunakan saat mereka mencari konten yang Anda buat. Pikirkan kata-kata yang mungkin orang gunakan dalam pencarian browser, dan gunakan kata-kata ini sebagai keyword dalam video Anda.

Misalnya, pertimbangkan kategori produk Anda serta nama merk Anda (contoh, ‘perawatan manula’ serta nama layanan perawatan di rumah Anda untuk orang tua). Kemudian pikirkan tentang kata-kata yang mungkin digunakan ketika orang mencarinya di Google, seperti ‘membersihkan’, ‘transportasi’ atau ‘tinggal di rumah’.

Promosikan Customer Anda

Beberapa perusahaan menggunakan YouTube untuk menampilkan video dari customer yang senang – testimonial dari pengguna atau video yang menunjukkan orang yang menggunakan produk mereka.

Sebuah video dari seseorang yang berbicara tentang bisnis Anda atau sukses menggunakan produk Anda bisa jauh lebih kuat dibandingkan dengan testimonial tertulis.

Misalnya, video dari klien personal training yang menyelesaikan setengah maraton adalah sebuah endorsement bagi trainer serta penghargaan kepada customer. Atau seorang desainer gaun yang memposting rekaman dari selebriti yang mengenakan salah satu pakaian mereka di sebuah acara televisi.

Mengintegrasikan dengan Pemasaran Lainnya

Anda bisa meng-embed video di situs Web Anda, sehingga website Anda dapat memberikan saran, tur produk atau behind-the-scenes saat wawancara. YouTube memungkinkan Anda untuk menambahkan video ke situs web atau blog (selama pemilik video telah mengaktifkan fungsi embedding).

Anda dapat mempromosikan video YouTube Anda melalui website Anda, social media atau saluran lain yang Anda gunakan.

Mendorong Berbagi Video

Setiap hari, jutaan video YouTube dibagikan/dishare melalui Facebook, Twitter dan social media lainnya. Yang paling ekstrim, hal ini disebut ‘going viral’ ketika iklan online atau video dishare secara bersamaan dengan cepat oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Melacak Hasil YouTube Anda

Ada sejumlah cara untuk menilai manfaat dari investasi Anda di YouTube (termasuk waktu dan usaha bahkan jika Anda tidak menghabiskan uang tunai). YouTube dan Google menyediakan tools untuk menganalisis penggunaan video Anda, termasuk profil orang-orang yang melihatnya.

Jika Anda menyertakan call to action ke dalam video YouTube Anda, hal itu dapat digunakan untuk melacak dampak dari setiap video.

Misalnya, Anda menawarkan kode promosi dan kemudian dibagikan kepada orang-orang. Selanjutnya Anda dapat melacak berapa banyak orang yang menggunakan kode tersebut.

Anda juga dapat menggunakan tools analisis internet untuk melihat berapa banyak traffic situs Web Anda yang datang dari YouTube.

Ada yang perlu Anda ketahui, menggunakan YouTube sebagai upaya pemasaran juga memiliki risiko tersendiri. Berikut ini ada berbagai cara untuk mencegah risiko agar tidak semakin meluas dan memberi dampak negatif terhadap bisnis Anda.

Sumber : jefferlysuperclub.com/cara-promosi-produk-di-internet-lewat-youtube-terbukti-ampuh/

Klik Disini Untuk Info Pembuatan Web dan Internet Marketing