KEUNTUNGAN PERUSAHAAN PUNYA WEBSITE SENDIRI

KEUNTUNGAN PERUSAHAAN PUNYA WEBSITE SENDIRI

Apa keuntungan perusahaan punya website itu? Dengan semakin berkembangnya dunia ekonomi persaingan semakin ketat, setiap hari selalu ada perusahaan baru yang didirikan mulai dari usaha rumahan (home industry) sampai perusahaan industri skala besar, terlebih lagi di tunjang dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, terutama internet memunculkan pangsa pasar baru bagi semua perusahaan tanpa terkecuali.

Untuk memanfaatkan pangsa pasar yang baru tersebut maka perlu setiap usaha yang menginginkan tetap survive ada baiknya mempersiapkan sebuah website sebagai company profile, baik itu berupa web profesional ataupun blog. Apabila telah memiliki sebuah website tentu bisa dimanfaatkan untuk media promosi tanpa batas, seperti teknologi internet yang tanpa ada batasnya.

Selain manfaat tersebut akan diuraikan manfaat lain jika perusahaan punya website.

1. Sebagai Katalog Produk Anda.

Jasa Pembuatan Toko Online Bojonegoro, jasa toko online murah, jasa toko online profesional, jasa toko online wordpress, jasa toko online termurah, jasa toko online jogja, jasa toko online surabaya, jasa toko online kaskus, jasa toko online terbaik, jasa toko online woocommerce, jasa toko online gratis,
katalog produk perusahaan

Sudah pasti bagi setiap perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan retail memerlukan brosur yang digunakan sebagai katalog produk mereka, sebagai salah satu langkah dalam pemasaran atau promosi kepada konsumen. Sayangnya untuk pembuatan brosur dalam bentuk selebaran kertas atau yang lebih mahal lagi dalam bentuk buku itu tidaklah semudah dan semurah yang dibayangkan. Ada berbagi tahapan dan tentu uang yang dibutuhkan untuk sekali cetak tidak sedikit juga, apalagi jika pembuatannya dilakukan secara berkelanjutan, tidak terbayang berapa jumlah uang yang dihabiskan. keuntungan perusahaan punya website

Bandingkan jika membuat katalog pada sebuah website, satu website bisa untuk puluhan, ratusan bahkan jutaaan dan semua orang yang ada di bumi. Cukup satu website untuk menampilkan semua informasi produk Anda, pembuatannya juga sangat murah hanya perlu mengeluarakan biaya untuk koneksi internet saja jika sudah memiliki websitenya.

Selain itu sifat dan ketahanannya sudah pasti menang, sampai kapanpun katalog yang dibuat pada web tidak akan mudah rusak seperti katalog kertas.

2. Target Pasar Luas.

Internet saat ini bisa disebut dengan jembatan bagi semua semua orang dalam setiap negara yang ada di bumi ini untuk saling bertukar informasi, semua negara mempunyai akses internet. Bila sudah memiliki web tentu pangsa dan target pasar perusahaan Anda tidaklah terbatas, berbeda jika dalam pemasaran produk hanya memanfaatkan cara tradisonal yang hanya memiliki target pasar yang monoton yaitu pangsa pasar lokal saja.

3. Membuat Perusahaan Standby 24 Jam.

Tenaga Anda sangatlah terbatas, mustahil bagi Anda untuk melayani calon konsumen full day 24 jam, Anda memerlukan istirahat. Ketika beristirahat tentu usaha tersebut berhenti sejenak hingga selesai beristirahat dan jika ada yang mencoba menghubungi Anda pasti tidak akan mendapatkan balasan terlebih saat malam hari. Berbeda jika memiliki website usaha akan tetap jalan kenapa? Katalog produk sudah ada disana dan tidak sedikit juga orang yang browsing mencari kebutuhan melalui internet pada malam hari. Dan Anda tidak perlu menjelaskan kepada mereka secara langsung, apabila ada pelanggan yang ingin membeli bisa melalui fitur pemesanan produk pada website. Dengan ini waktu istirahat tetap normal dan perusahaan tetap jalan.

4. Meningkatkan Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan.

Dengan memiliki website dapat mempermudah pelanggan untuk mengetahui setiap produk yang ada, semakin cepat mereka menemukan produk untuk memenuhi kebutuhan mereka tentu semakin puas.

Disamping itu pelayanan juga akan meningkat, pelanggan akan tahu memiliki kontak perusahaan Anda, dengan begitu kedekatan antara perusahaan dan pelanggan akan semakin terjalin sempurna.

5. Perusahaan Pesaing Memiliki Website.

Sama halnya dengan pangsa dan target pasar, jika memiliki website tentu Anda tidak akan kalah bersaing dengan perusahaan kompetitor. Hanya tinggal tunjukkan pelayanan dan produk yang prima kepada pelanggan, maka Anda akan memenangkan persaingan.

Itulah keuntungan perusahaan punya website, bagi Anda yang mempunyai usaha kapan memiliki website sendiri bukan hanya numpang promosi pada website lain.

MENINGKATKAN TRAFIK KUNJUNGAN TOKO ONLINE ANDA

MENINGKATKAN TRAFIK KUNJUNGAN TOKO ONLINE ANDA

MENINGKATKAN TRAFIK KUNJUNGAN TOKO ONLINE ANDA

MENINGKATKAN TRAFIK KUNJUNGAN TOKO ONLINE ANDA – Sebagai seorang pemilik toko online, trafik yang masuk ke toko online Anda tentunya sangt berguna bagi Anda. Beragam cara kreatif diperlukan untuk meningkatkan trafik suatu bisnis online. Hal ini memang lumrah bila mengingat kalau persaingan antar pelaku bisnis online sudah semakin ketat. Butuh inovasi dan keunggulan bersifat eksklusif untuk mengungguli persaingan tersebut. Salah satu indikasi kesuksesan bisnis online adalah besar kecilnya jumlah trafik yang mengunjungi situ bisnis online tersebut.

MENINGKATKAN TRAFIK KUNJUNGAN TOKO ONLINE ANDA, cara MENINGKATKAN TRAFIK TOKO ONLINE ANDA, bagaimana MENINGKATKAN TRAFIK toko online anda
meningkatkan visitor

Bisnis online yang menarik dan inovatif tentu mampu menarik perhatian para pengguna internet untuk mengunjungi situsnya. Berawal dari kunjungan tersebutlah akhirnya suatu bisnis online dapat mulai menarik para pengguna internet untuk menjadi pelanggan setia. Berikut ini adalah beberapa sumber trafik pengunjung yang sangat penting untuk memajukan bisnis online kita, antara lain:

1. SEO (SEARCH ENGINE OPTIMIZATION)

Apabila Anda mempunyai toko online di Jarvis Store tentunya tidak akan asing lagi dengan yang namanya SEO atau Search Engine Optimization. Mengoptimasi kata kunci yang banyak digunakan para pengguna internet adalah prinsip kerja dari SEO. Kita bisa mengecek tingkat optimasi konten yang kita publish melalui SEO Checkup Tool. Menggunakan teknik SEO yang tepat bisa membuat konten bisnis kita berada pada urutan terata pada hasil mesin pencarian di internet.

2. DISPLAY BANNER

Meskipun tingkat kunjungan yan dihasilkan oleh metode display banner cukup rendah (berkisar pada angka 0.1 %), namun setidaknya kita telah berusaha untuk memperkenalkan brand bisnis kita melalui display banner tersebut. Penggunaan display banner akan menjadi lebih efektif bila pengguna internet yang menjadi target kita adalah orang yang pernah mengunjungi situs bisnis online kita sebelumnya

3. FACEBOOK

Hampir sama seperti display banner, Facebook juga memiliki fitur yang memungkinkan kita untuk mengiklankan bisnis online kita. Salah satu tujuan penting dari pemasangan iklan Facebook adalah meningkatkan jumlah reach terhadap konten yang kita posting dan menambah anggota Fanpage Facebook kita. Dari hal tersebut diharapkan bisa meningkatkan trafik kunjungan para likers ke situs bisnis online kita. Kunci penggunaan fitur iklan pada Facebook adalah membuat tampilan iklan yang singkat, menggelitik dan membuat pengguna Facebook jadi makin penasaran.

4. PAY PER CLICK ADS (PPC)

Pay Per Click juga dikenal dengan istilah paid search para pengguna internet bisa menggunakan layanan Pay Per Click untuk meningkatkan trafik bisnis online. Siapa saja yang tertarik untuk mengklik suatu iklan akan masuk ke dalam link halaman dalam iklan tersebut. Hasilnya, semakin banyak kita menggunakan jasa Pay Per Click, maka popularitas dan trafik bisnis online tentu meningkat. MENINGKATKAN TRAFIK KUNJUNGAN TOKO ONLINE ANDA

5. PROGRAM AFILIASI

Kita bisa menggunakan tenaga bantuan untuk menjalankan program afiliasi dan mempopulerkan bisnis kita. Semakin rajin pihak afiliasi yang mempromosikan bisnis kita, maka akan semakin besar pula keuntungan yang mereka dapatkan dari komisi yang kita berikan. Carilah para penyedia jasa afiliasi yang terpercaya, kompeten dan terbukti mampu meningkatkan trafik maupun omset penjualan bisnis online kita.

6. KIRIMKAN EMAIL PADA PELANGGAN

Menarik pelanggan yang sudah pernah menggunakan produk atau jasa kita tentu bukanlah hal yang terlalu susah untuk dilakukan. Jadi, sebaiknya kita tak lupa untuk membuat mailing list yang berisi email para pelanggan kita. Buatlah suatu penawaran bisnis yang menarik agar sang pelanggang bisa kembali memberikan loyalitasnya pada produk bisnis kita.

7. LAKUKAN PROMOSI SECARA OFFLINE

Meskipun kini dunia disibukkan dengan perkembangan teknologi internet dan mobile tanpa henti, ingatlah bahwa media promosi offline seperti media cetak, televisi atau radio juga dapat menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan bisnis online kita. Mulailah berkonsultasi dengan tim kreatif untuk menciptakan suatu bentuk promosi yang smooth, unik namun tetap mampu membuat orang-orang jadi penasaran. Sebenarnya tak perlu biaya mahal untuk menciptakan konsep promosi yang unik, karena kita hanya perlu mencari relasi antara produk kita dengan ekspektasi yang diinginkan oleh masyarakat.

Banyak sekali bukan cara-cara untuk meningkatkan kunjungan pada toko online Anda? Ayo terus semangat, promosikan terus produk-produk Anda. 🙂

BACA JUGA…

Jasa Pembuatan Website di Mojokerto

Jasa Pembuatan Website di Mojokerto

jasa pembuatan website mojokerto, jasa pembuatan website di mojokerto, jasa web travel, jasa web tiket, jasa web terpercaya, jasa web toko online terbaik, jasa web ukm, jasa web unik, jasa pembuatan web untuk toko online, jasa pembuatan web untuk online shop, jasa pembuatan web untuk tugas akhir, usaha jasa web,

Jasa Pembuatan Website Murah Berkualitas
www.ajakonline.com

Website Profil Perusahaan – Web Sekolah – Web Kuliner
Website Toko Online (Online Shop) – Web Portal Berita
Website Marketplace (Seperti Buka Lapak/ Tokobagus, Berniaga, Tokopedia, dsb)
Dan Segala Macam Web Untuk Usaha/ Bisnis Anda

 

MENGAPA KAMI ?
• Klien di berbagai kota di indonesia.
• Pengalaman 5 tahun lebih pembuatan website toko online.
• GARANSI dari hacker, virus dan malware. Jaminan keamanan web anda.
• GRATIS support tanya jawab/ pemanduan jika kurang jelas dalam hal edit web.
• Harga web terjangkau dengan kualitas professional mulai dari harga 500rb- 3juta
• Kami dipercaya Militer, Pemerintahan, Pejabat, Universitas, PT, CV, Hotel Bintang 3 dan Organisasi Politik untuk membuat website mereka.
• Untuk Toko Online langsung laris banjir order dengan website dari kami.

HARGA WEBSITE
Biaya pembuatan website dan Toko Online mulai 500 ribu sampai 3 Juta. Sesuai paket yang anda pilih.

AJAKONLINE.COM
JASA PEMBUATAN WEBSITE DAN TOKO ONLINE MURAH TERPERCAYA
ORDER WEB DAN TANYA-TANYA
RESPON CEPAT SMS & Telpon :

0856 4144 0010 ( Indosat )
085 2263 55566 (Telkomsel)
WA: 0856 4144 0010
Website http://www.ajakonline.com
surakarta

Tips Berjualan di Shopee Agar Banjir Order

Tips Berjualan di Shopee Agar Banjir Order

Tips Berjualan di Shopee Agar Banjir Order, berjualan di shopee, cara berjualan di shopee, cara berjualan di shopee agar laku keras, shopee, tips berjualan di shopee, tips berjualan di shopee agar laku keras, tips dan trik berjualan di shopee, trik berjualan di shopee

Tips Berjualan di Shopee –  Jual-beli online sudah menjadi hal lumrah. Apalagi, banyak marketplace-marketplace yang menjamur di Indonesia. Shopee misalnya. Namun, masih banyak yang bingung agar bisa laris berjualan di Shopee. Bagaimana sih caranya agar berjualan di Shopee atau marketplace-marketplace lain agar bisa laku keras? Kenapa sih harus berjualan online?

Baca Juga : Pengalaman Berjualan di Shopee Menggunakan Free Ongkir Shopee

Berjualan online sudah kian digemari masyarakat Indonesia. Bahkan, di Amerika, derasnya laju jual-beli online dapat menggulung tikar beberapa mall-mall di sana. Maklum, harga sewa lapak di sebuah mall tentu sangat mahal, sedangkan berjualan online, dengan tanpa modal pun sudah bisa jalan. Antusiasme masyarakat dalam bertransaksi jual-beli online dipicu oleh aktivitas online masyarakat Indonesia yang kian hari kian meningkat. Lihat saja, jumlah pengguna internet di Indonesia setiap tahunnya meningkat tajam. Singkatnya, pasar online memang begitu menggiurkan. Dan anda bisa menggaet pasar anda melalui marketplace-marketplace yang tersedia seperti Shopee.

Baca Juga : Cara Daftar Gratis Ongkir Shopee

Sebenarnya, ada banyak tips untuk berjualan di marketplace-marketplace, termasuk tips berjualan di Shopee yang dapat anda manfaatkan agar dagangan anda bisa laku keras. Berikut akan meringkat beberapa tips berjualan di Shopee untuk anda agar dagangan anda bisa laku keras.

  1. Buatlah Foto Produk Anda Semenarik Mungkin

Hal pertama yang harus anda perhatikan dalam berjualan di Shopee ataupun berjualan online secara umum adalah foto produk anda. Foto produk adalah senjata utama bagi para penjual. Buatlah foto produk anda semenarik mungkin. Sebab, jika dalam percintaan semboyannya “dari mata turun ke hati”, maka dalam jual-beli online adalah “dari foto turun ke hati, turun lagi ke dompet”. Foto produk ibarat produk-produk yang sedang anda pajang di toko anda. Bayangkan jika produk-produk yang anda pajang di toko anda adalah produk yang jelek? Tentu orang yang lewat dan melirik toko anda tidak akan mampir ke toko anda bukan? Begitu juga dengan foto produk. Maka, usahakanlah agar foto produk anda bisa semenarik mungkin. Jika anda berjualan hijab misalnya, anda bisa menggunakan model agar foto tampak profesional dan dengan begitu, foto anda pun tampak profesional. Atau, anda juga bisa memotret produk anda dengan menggunakan foto konsep semisal memfoto produk hijab anda dengan menggunakan background tertentu.

2. Buatlah Deskripsi Produk yang Jelas

Setelah melihat foto produk, para pembeli biasanya akan melihat (baca; membaca) deskripsi produk. Deskripsi produk ini juga sangat menentukan dalam berjualan. Dalam dunia marketing, ada yang menyebut deskripsi produk adalah copywriting, sebuah penjelasan tentang produk dan ajakan agar pembeli tertarik untuk membeli produk anda. Bahkan, banyak internet marketer yang menawarkan pelatihan copywriting dengan harga yang melangit. Hal ini menunjukkan, betapa pentingnya copywriting atau deskripsi produk anda. Bayangkan jika anda mempunyai toko dan ada orang yang melihat-lihat produk di toko anda, tapi penjaga toko hanya diam saja dan tidak menjawab pertanyaan calon pembeli sama sekali. Apakah pembeli akan tertarik untuk membeli produk anda? Tentu tidak. Sebab biasanya, ketika calon pembeli sudah tertarik ketika melihat produk anda (baca; foto produk), yang menjadi pertanyaan di benaknya adalah tetang deskripsi produk. Harganya berapa, bahannya terbuat dari apa, ukurannya berapa, dan lain sebagainya. Jadi, buatlah deskripsi produk semenarik mungkin agar para calon pembeli mau membeli produk anda.

3. Tawarkan Harga Terbaik pada Para Calon Pembeli

Siapa sih yang tidak suka diskon? Pembeli mana sih yang tidak tertarik untuk membeli sebuah produk dengan harga miring? Apalagi jika ia sedang membutuhkannya. Di marketplace-marketplace, termasuk Shopee, para pembeli dapat dengan mudah bisa membandingkan harga produk yang sejenis. Oleh karena itu, harga produk juga sangat menentukan akan laris atau tidaknya barang anda. Usahakan agar harga yang anda tawarkan ke para calon pembeli anda adalah harga yang terbaik, kalau bisa harga yang miring. Atau, anda juga bisa membuat diskon atau promo secara berkala. Tentu dengan harga yang menarik yang anda tawarkan, para calon pembeli anda tidak akan berpikir panjang untuk membeli produk anda.

4. Promosikan Produk Anda Secara Berkala

Punya produk, tapi tidak pernah dilihat orang? Mana mungkin ada pembeli. Padahal, sesuai semboyan “dari foto turun ke hati, turun lagi ke dompet”, tentu yang pertama-tama yang harus anda lakukan adalah “memperlihatkan” produk anda ke sebanyak-banyaknya orang. Di Shopee, anda disediakan fitur promosi dalam jangka waktu 4 jam sekali. Dalam 4 jam sekali, anda bisa menaikkan produk anda ke urutan paling atas dalam kategori produk anda agar semakin banyak orang yang melihat produk anda. Apabila semakin banyak orang yang melihat produk anda, tentu kemungkinan terjadinya penjualan juga semakin besar.

Selain menggunakan fitur “Naikkan Produk” di Shopee, anda juga bisa menggunakan akun media sosial anda untuk mempromosikan produk Shopee anda. Anda juga bisa menggunakan Facebook Ads apabila mempunyai sedikit budget untuk beriklan. Jika anda mempunyai website, anda bisa mengoptimasinya agar mendatangkan banyak trafik dan penjualan dari pengunjung website anda atau mengarahkannya ke toko Shopee anda agar semakin banyak pembeli di toko Shopee anda.

Nah, demikian adalah tips berjualan di Shopee yang dapat sajadah.co bagikan. Semoga tips berjualan di Shopee dari sajadah.co ini bermanfaat bagi anda dan dapat meningkatkan penjualan anda di Shopee.

Baca Juga ini ya …!!!

Cara Jualan di Shopee untuk Pemula
Cara Jualan di Shopee untuk Pemula

Pengalaman Berjualan di Shopee Menggunakan Free Ongkir Shopee

Pengalaman Berjualan di Shopee Menggunakan Free Ongkir Shopee – Halo, kawan-kawan sajadah.co sekalian. Kali ini sajadah.co akan menampilkan salah satu cerita atau pengalaman dari salah satu sahabat sajadah.co yang mengirimkan ceritanya ke redaksi sajadah.co. Kawan sajadah.co kali ini akan menceritakan sedikit pengalamannya tentang bagaimana ia memulai berjualan di Shopee menggunakan fasilitas free ongkir Shopee hingga lumayan sukses sampai sekarang.

Berikut ceritanya:

Saya sebenarnya masih terbilang pemain baru di Shopee. Produk yang saya jual pun sebenarnya juga sudah banyak dijual oleh pemain lainnya. Akan tetapi, setelah memberanikan diri, saya lumayan puas dengan hasil saya berjualan di Shopee.

Meski bisa dibilang Shopee adalah pemain baru di bidang marketplace, namun perkembangan Shopee bisa dibilang begitu cepat. Hal ini dikarenakan Shopee menawarkan free ongkir atau gratis ongkir hingga sekarang. Selain itu, Shopee juga menggabungkan fiturnya sebagaimana media sosial yang ada live chat. Jadi kita bisa chating langsung dengan para calon pembeli kita apabila mereka menanyakan tentang produk kita.

Kira-kira akhir 2016, saya baru mendengar Shopee. Awalnya saya hanya berjualan di Instagram sebagaimana para penjual online. Akan tetapi, beberapa dari para calon pembeli saya sering bertanya, kenapa nggak ditaruh di Shopee agar gratis ongkir alias free ongkir? Akhirnya, mau tidak mau, saya mulai mencari-cari informasi terkait program free ongkir Shopee ini. Mulai dari apa itu Shopee, bagaimana cara kerjanya, bagaimana sistemnya, hingga bagaimana cara mendaftar program free ongkir Shopee bagi para penjual.

Setelah saya mendapatkan semua informasi itu, akhirnya saya memberanikan diri untuk membuat akun di Shopee. Awalnya, bahkan, saya tidak bisa upload produk karena nggak tahu caranya. Hahaha

Namun, saya terus mencari informasi terkait hal itu. Akhirnya, saya pun bisa mengupload beberapa barang saya di Shopee. Oke, barang sudah terupload. Lalu saya mulai ikuti step step pendaftaran program free ongkir Shopee untuk pembeli.

Baca Juga Cara Mendaftar Free Ongkir Shopee untuk Penjual Di Sini : Cara Daftar Gratis Ongkir Shopee

Mulailah saya berjualan di Shopee. Awalnya, ya sebagaimana toko yang baru buka. Sepi. Seperti kuburan. Hahaha

Akan tetapi, sambil jalan, saya juga membandingkan dengan marketplace lain seperti Tokopedia, Bukapak, dan OLX. Karena saya juga memiliki akun di ketiga marketplace tersebut. Ternyata, apa hasilnya? Nol. Saya merasa frustasi dengan tiga marketplace itu. Di tengah rasa frustasi saya itulah, tiba-tiba ada yang memesan produk saya.

Dag dig dug deh. Hahaha

Dalam batin saya, bener nggak ya ini Shopee akan ngasih ongkir gratis? Bener nggak ya Shopee akan mengganti ongkir yang telah saya bayarkan? Akhirnya, berbekal sedikit nekat, saya pun mengemas barang pesanan pembeli saya dan mengirimkannya menggunakan JNE Reguler karena pembeli saya memilih JNE Reguler ketika memesan. Oh ya, sekarang Shopee sudah ketambahan satu jasa pengiriman lagi, yaitu Pos. Jika sebelumnya hanya ada JNE Oke dan JNE Reguler, Shopee sekarang juga menggandeng Pos untuk pengirimannya.

Oke, barang sudah saya kirim. Saya pun kemudian memasukkan resi ke Shopee. Tak selang beberapa lama, pendapatan saya di Shopee pun ternyata muncul. Dan ternyata, pendapatan saya itu sudah ditambahkan oleh Shopee dengan ongkos kirim yang telah saya bayarkan. Rasanya plooong.

Eits, tunggu dulu. Belum ploong sepenuhnya sih karena barang belum sampai. Kira-kira, tiga hari barang saya baru sampai. Dan, di hari ketiga itu pula pembeli saya memberikan penilaian untuk toko saya. Untungnya, pembeli pertama saya ini baik. Ia member nilai 5 semua untuk semua produk yang dibelinya. Legaa rasanya. Hahahaha

Naaah. Kebingungan berikutnya adalah…. Lalu, bagaimana cara saya mengambil uang di Shopee? Hahaha

Mulailah saya searching-searching. Dan akhirnya, mendapatkan sedikit informasi tentang bagaimana melakukan penarikan dana dari Shopee. Setelah itu, saya pun langsung menarik dana saya dari Shopee. Maklum, untuk diputer lagi. Hehehe

Lumayanlah yaa, untuk mengobati rasa frustasi saya. Lalu, seiring berjalannya waktu, mulailah sedikit demi sedikit para calon pembeli datang. Ada yang Cuma bertanya, ada yang bertanya kemudian beli, namun ada pula yang tanpa bertanya langsung memesan dan membayar ke pihak Shopee.

Baca Juga Tips dan Trik Berjualan Di Shopee agar Laku Keras Di Sini : Tips Berjualan Di Shopee Agar Laku Keras

Saya pun mulai sedikit kewalahan dengan dagangan saya. Sebab, selain berjualan di Shopee, saya juga berjualan di Intagram dan Facebook. Jadi saya harus selalu mengupdate stok saya di Shopee setiap barang saya laku di facebook atau Instagram. Maklum, usaha kecil menengah, barangnya belum diproduksi missal. Hehehe

Hingga sekarang, apabila dibandingkan dengan marketplace lain seperti Tokopedia, Bukalapak atau OLX, saya lebih suka berjualan di Shopee. Alasannya? Banyaaak.

Beberapa alasan saya kenapa memilih berjualan di Shopee adalah:

  1. Shopee menawarkan ongkos kirim gratis.

Lhaa ini yang dicari-cari para pembeli. Umumnya, kendala utama dalam jual-beli online adalah ongkos kirim. Bahkan, terkadang, ada yang ongkos kirimnya lebih mahal dari harga barangnya. Nah, Shopee dengan pandai menawarkan program free ongkir Shopee untuk para penjual. Tentunya dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan Shopee. Misalnya, yang akan mendapatkan free ongkir shopee adalah yang berbelanja Rp. 120.000 di satu toko. Meski terkadang Shopee juga mengurangi jumlah minimum pembelanjaan. Selain itu, program free ongkir Shopee ini sebenarnya juga nggak 100 % free ongkir sih. Sebab, Shopee hanya memberikan subsidi ongkir Rp. 30.000 untuk setiap pembelian sejumlah Rp. 120.000 di satu toko. Naah, bayangin kalau anda di Surabaya dan pembeli anda di Papua. Tentu ongkos kirimnya akan lebih dari Rp. 30.000. Dalam kasus seperti ini, maka pembeli lah yang akan menanggung sisa ongkos kirimnya, bukan penjual.

  1. Shopee menawarkan promosi secara berkala untuk 5 produk anda.

Nah, ini juga yang saya suka. Jadi, kalau anda berjualan di Shopee, anda bisa “menyundul” jualan anda agar berada di urutan paling atas dalam setiap kategori. Misal, jualan anda masuk dalam kategori pakaian muslim, maka setiap 4 jam sekali, anda bisa menyundul maksimal 5 produk anda agar berada di urutan paling atas kategori pakaian muslim. Dan fitur ini gratis pula.

  1. Penarikan dana di Shopee terhitung cepat.

Saya belum pernah melakukan penarikan dana di marketplace lain sih. Jadi tidak bisa membandingkannya dengan Shopee. Tapi, pengalaman saya di Shopee sih, ketika saya menarik dana pagi atau siang hari, sore hari dana itu sudah masuk rekening saya. Lumayan cepat bukan?

Sekian dari saya, semoga bermanfaat. Bagi yang ingin bertanya, silahkan tinggalkan komentar saja yaaa.

Salam sukses!

sumber sajadah(dot)co

Trick Berjualan di Shopee Agar Dapat Order Tiap hari

Trick Berjualan di Shopee Agar Dapat Order Tiap hari

Trick Berjualan di Shopee Agar Dapat Order Tiap hari,

Tips Berjualan di Shopee Agar Banjir Order, berjualan di shopee, cara berjualan di shopee, cara berjualan di shopee agar laku keras, shopee, tips berjualan di shopee, tips berjualan di shopee agar laku keras, tips dan trik berjualan di shopee, trik berjualan di shopee

Pengalaman Berjualan di Shopee Menggunakan Free Ongkir Shopee

Pengalaman Berjualan di Shopee Menggunakan Free Ongkir Shopee – Halo, kawan-kawan sajadah.co sekalian. Kali ini sajadah.co akan menampilkan salah satu cerita atau pengalaman dari salah satu sahabat sajadah.co yang mengirimkan ceritanya ke redaksi sajadah.co. Kawan sajadah.co kali ini akan menceritakan sedikit pengalamannya tentang bagaimana ia memulai berjualan di Shopee menggunakan fasilitas free ongkir Shopee hingga lumayan sukses sampai sekarang.

Berikut ceritanya:

Saya sebenarnya masih terbilang pemain baru di Shopee. Produk yang saya jual pun sebenarnya juga sudah banyak dijual oleh pemain lainnya. Akan tetapi, setelah memberanikan diri, saya lumayan puas dengan hasil saya berjualan di Shopee.

Meski bisa dibilang Shopee adalah pemain baru di bidang marketplace, namun perkembangan Shopee bisa dibilang begitu cepat. Hal ini dikarenakan Shopee menawarkan free ongkir atau gratis ongkir hingga sekarang. Selain itu, Shopee juga menggabungkan fiturnya sebagaimana media sosial yang ada live chat. Jadi kita bisa chating langsung dengan para calon pembeli kita apabila mereka menanyakan tentang produk kita.

Kira-kira akhir 2016, saya baru mendengar Shopee. Awalnya saya hanya berjualan di Instagram sebagaimana para penjual online. Akan tetapi, beberapa dari para calon pembeli saya sering bertanya, kenapa nggak ditaruh di Shopee agar gratis ongkir alias free ongkir? Akhirnya, mau tidak mau, saya mulai mencari-cari informasi terkait program free ongkir Shopee ini. Mulai dari apa itu Shopee, bagaimana cara kerjanya, bagaimana sistemnya, hingga bagaimana cara mendaftar program free ongkir Shopee bagi para penjual.

Setelah saya mendapatkan semua informasi itu, akhirnya saya memberanikan diri untuk membuat akun di Shopee. Awalnya, bahkan, saya tidak bisa upload produk karena nggak tahu caranya. Hahaha

Namun, saya terus mencari informasi terkait hal itu. Akhirnya, saya pun bisa mengupload beberapa barang saya di Shopee. Oke, barang sudah terupload. Lalu saya mulai ikuti step step pendaftaran program free ongkir Shopee untuk pembeli.

Baca Juga Cara Mendaftar Free Ongkir Shopee untuk Penjual Di Sini : Cara Daftar Gratis Ongkir Shopee

Mulailah saya berjualan di Shopee. Awalnya, ya sebagaimana toko yang baru buka. Sepi. Seperti kuburan. Hahaha

Akan tetapi, sambil jalan, saya juga membandingkan dengan marketplace lain seperti Tokopedia, Bukapak, dan OLX. Karena saya juga memiliki akun di ketiga marketplace tersebut. Ternyata, apa hasilnya? Nol. Saya merasa frustasi dengan tiga marketplace itu. Di tengah rasa frustasi saya itulah, tiba-tiba ada yang memesan produk saya.

Dag dig dug deh. Hahaha

Dalam batin saya, bener nggak ya ini Shopee akan ngasih ongkir gratis? Bener nggak ya Shopee akan mengganti ongkir yang telah saya bayarkan? Akhirnya, berbekal sedikit nekat, saya pun mengemas barang pesanan pembeli saya dan mengirimkannya menggunakan JNE Reguler karena pembeli saya memilih JNE Reguler ketika memesan. Oh ya, sekarang Shopee sudah ketambahan satu jasa pengiriman lagi, yaitu Pos. Jika sebelumnya hanya ada JNE Oke dan JNE Reguler, Shopee sekarang juga menggandeng Pos untuk pengirimannya.

Oke, barang sudah saya kirim. Saya pun kemudian memasukkan resi ke Shopee. Tak selang beberapa lama, pendapatan saya di Shopee pun ternyata muncul. Dan ternyata, pendapatan saya itu sudah ditambahkan oleh Shopee dengan ongkos kirim yang telah saya bayarkan. Rasanya plooong.

Eits, tunggu dulu. Belum ploong sepenuhnya sih karena barang belum sampai. Kira-kira, tiga hari barang saya baru sampai. Dan, di hari ketiga itu pula pembeli saya memberikan penilaian untuk toko saya. Untungnya, pembeli pertama saya ini baik. Ia member nilai 5 semua untuk semua produk yang dibelinya. Legaa rasanya. Hahahaha

Naaah. Kebingungan berikutnya adalah…. Lalu, bagaimana cara saya mengambil uang di Shopee? Hahaha

Mulailah saya searching-searching. Dan akhirnya, mendapatkan sedikit informasi tentang bagaimana melakukan penarikan dana dari Shopee. Setelah itu, saya pun langsung menarik dana saya dari Shopee. Maklum, untuk diputer lagi. Hehehe

Lumayanlah yaa, untuk mengobati rasa frustasi saya. Lalu, seiring berjalannya waktu, mulailah sedikit demi sedikit para calon pembeli datang. Ada yang Cuma bertanya, ada yang bertanya kemudian beli, namun ada pula yang tanpa bertanya langsung memesan dan membayar ke pihak Shopee.

Baca Juga Tips dan Trik Berjualan Di Shopee agar Laku Keras Di Sini : Tips Berjualan Di Shopee Agar Laku Keras

Saya pun mulai sedikit kewalahan dengan dagangan saya. Sebab, selain berjualan di Shopee, saya juga berjualan di Intagram dan Facebook. Jadi saya harus selalu mengupdate stok saya di Shopee setiap barang saya laku di facebook atau Instagram. Maklum, usaha kecil menengah, barangnya belum diproduksi missal. Hehehe

Hingga sekarang, apabila dibandingkan dengan marketplace lain seperti Tokopedia, Bukalapak atau OLX, saya lebih suka berjualan di Shopee. Alasannya? Banyaaak.

Beberapa alasan saya kenapa memilih berjualan di Shopee adalah:

  1. Shopee menawarkan ongkos kirim gratis.

Lhaa ini yang dicari-cari para pembeli. Umumnya, kendala utama dalam jual-beli online adalah ongkos kirim. Bahkan, terkadang, ada yang ongkos kirimnya lebih mahal dari harga barangnya. Nah, Shopee dengan pandai menawarkan program free ongkir Shopee untuk para penjual. Tentunya dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan Shopee. Misalnya, yang akan mendapatkan free ongkir shopee adalah yang berbelanja Rp. 120.000 di satu toko. Meski terkadang Shopee juga mengurangi jumlah minimum pembelanjaan. Selain itu, program free ongkir Shopee ini sebenarnya juga nggak 100 % free ongkir sih. Sebab, Shopee hanya memberikan subsidi ongkir Rp. 30.000 untuk setiap pembelian sejumlah Rp. 120.000 di satu toko. Naah, bayangin kalau anda di Surabaya dan pembeli anda di Papua. Tentu ongkos kirimnya akan lebih dari Rp. 30.000. Dalam kasus seperti ini, maka pembeli lah yang akan menanggung sisa ongkos kirimnya, bukan penjual.

  1. Shopee menawarkan promosi secara berkala untuk 5 produk anda.

Nah, ini juga yang saya suka. Jadi, kalau anda berjualan di Shopee, anda bisa “menyundul” jualan anda agar berada di urutan paling atas dalam setiap kategori. Misal, jualan anda masuk dalam kategori pakaian muslim, maka setiap 4 jam sekali, anda bisa menyundul maksimal 5 produk anda agar berada di urutan paling atas kategori pakaian muslim. Dan fitur ini gratis pula.

  1. Penarikan dana di Shopee terhitung cepat.

Saya belum pernah melakukan penarikan dana di marketplace lain sih. Jadi tidak bisa membandingkannya dengan Shopee. Tapi, pengalaman saya di Shopee sih, ketika saya menarik dana pagi atau siang hari, sore hari dana itu sudah masuk rekening saya. Lumayan cepat bukan?

Sekian dari saya, semoga bermanfaat. Bagi yang ingin bertanya, silahkan tinggalkan komentar saja yaaa.

Salam sukses!

sumber sajadah(dot)co

Tips Berjualan di Shopee –  Jual-beli online sudah menjadi hal lumrah. Apalagi, banyak marketplace-marketplace yang menjamur di Indonesia. Shopee misalnya. Namun, masih banyak yang bingung agar bisa laris berjualan di Shopee. Bagaimana sih caranya agar berjualan di Shopee atau marketplace-marketplace lain agar bisa laku keras? Kenapa sih harus berjualan online?

Baca Juga : Pengalaman Berjualan di Shopee Menggunakan Free Ongkir Shopee

Berjualan online sudah kian digemari masyarakat Indonesia. Bahkan, di Amerika, derasnya laju jual-beli online dapat menggulung tikar beberapa mall-mall di sana. Maklum, harga sewa lapak di sebuah mall tentu sangat mahal, sedangkan berjualan online, dengan tanpa modal pun sudah bisa jalan. Antusiasme masyarakat dalam bertransaksi jual-beli online dipicu oleh aktivitas online masyarakat Indonesia yang kian hari kian meningkat. Lihat saja, jumlah pengguna internet di Indonesia setiap tahunnya meningkat tajam. Singkatnya, pasar online memang begitu menggiurkan. Dan anda bisa menggaet pasar anda melalui marketplace-marketplace yang tersedia seperti Shopee.

Baca Juga : Cara Daftar Gratis Ongkir Shopee

Sebenarnya, ada banyak tips untuk berjualan di marketplace-marketplace, termasuk tips berjualan di Shopee yang dapat anda manfaatkan agar dagangan anda bisa laku keras. Berikut akan meringkat beberapa tips berjualan di Shopee untuk anda agar dagangan anda bisa laku keras.

  1. Buatlah Foto Produk Anda Semenarik Mungkin

Hal pertama yang harus anda perhatikan dalam berjualan di Shopee ataupun berjualan online secara umum adalah foto produk anda. Foto produk adalah senjata utama bagi para penjual. Buatlah foto produk anda semenarik mungkin. Sebab, jika dalam percintaan semboyannya “dari mata turun ke hati”, maka dalam jual-beli online adalah “dari foto turun ke hati, turun lagi ke dompet”. Foto produk ibarat produk-produk yang sedang anda pajang di toko anda. Bayangkan jika produk-produk yang anda pajang di toko anda adalah produk yang jelek? Tentu orang yang lewat dan melirik toko anda tidak akan mampir ke toko anda bukan? Begitu juga dengan foto produk. Maka, usahakanlah agar foto produk anda bisa semenarik mungkin. Jika anda berjualan hijab misalnya, anda bisa menggunakan model agar foto tampak profesional dan dengan begitu, foto anda pun tampak profesional. Atau, anda juga bisa memotret produk anda dengan menggunakan foto konsep semisal memfoto produk hijab anda dengan menggunakan background tertentu.

2. Buatlah Deskripsi Produk yang Jelas

Setelah melihat foto produk, para pembeli biasanya akan melihat (baca; membaca) deskripsi produk. Deskripsi produk ini juga sangat menentukan dalam berjualan. Dalam dunia marketing, ada yang menyebut deskripsi produk adalah copywriting, sebuah penjelasan tentang produk dan ajakan agar pembeli tertarik untuk membeli produk anda. Bahkan, banyak internet marketer yang menawarkan pelatihan copywriting dengan harga yang melangit. Hal ini menunjukkan, betapa pentingnya copywriting atau deskripsi produk anda. Bayangkan jika anda mempunyai toko dan ada orang yang melihat-lihat produk di toko anda, tapi penjaga toko hanya diam saja dan tidak menjawab pertanyaan calon pembeli sama sekali. Apakah pembeli akan tertarik untuk membeli produk anda? Tentu tidak. Sebab biasanya, ketika calon pembeli sudah tertarik ketika melihat produk anda (baca; foto produk), yang menjadi pertanyaan di benaknya adalah tetang deskripsi produk. Harganya berapa, bahannya terbuat dari apa, ukurannya berapa, dan lain sebagainya. Jadi, buatlah deskripsi produk semenarik mungkin agar para calon pembeli mau membeli produk anda.

3. Tawarkan Harga Terbaik pada Para Calon Pembeli

Siapa sih yang tidak suka diskon? Pembeli mana sih yang tidak tertarik untuk membeli sebuah produk dengan harga miring? Apalagi jika ia sedang membutuhkannya. Di marketplace-marketplace, termasuk Shopee, para pembeli dapat dengan mudah bisa membandingkan harga produk yang sejenis. Oleh karena itu, harga produk juga sangat menentukan akan laris atau tidaknya barang anda. Usahakan agar harga yang anda tawarkan ke para calon pembeli anda adalah harga yang terbaik, kalau bisa harga yang miring. Atau, anda juga bisa membuat diskon atau promo secara berkala. Tentu dengan harga yang menarik yang anda tawarkan, para calon pembeli anda tidak akan berpikir panjang untuk membeli produk anda.

4. Promosikan Produk Anda Secara Berkala

Punya produk, tapi tidak pernah dilihat orang? Mana mungkin ada pembeli. Padahal, sesuai semboyan “dari foto turun ke hati, turun lagi ke dompet”, tentu yang pertama-tama yang harus anda lakukan adalah “memperlihatkan” produk anda ke sebanyak-banyaknya orang. Di Shopee, anda disediakan fitur promosi dalam jangka waktu 4 jam sekali. Dalam 4 jam sekali, anda bisa menaikkan produk anda ke urutan paling atas dalam kategori produk anda agar semakin banyak orang yang melihat produk anda. Apabila semakin banyak orang yang melihat produk anda, tentu kemungkinan terjadinya penjualan juga semakin besar.

Selain menggunakan fitur “Naikkan Produk” di Shopee, anda juga bisa menggunakan akun media sosial anda untuk mempromosikan produk Shopee anda. Anda juga bisa menggunakan Facebook Ads apabila mempunyai sedikit budget untuk beriklan. Jika anda mempunyai website, anda bisa mengoptimasinya agar mendatangkan banyak trafik dan penjualan dari pengunjung website anda atau mengarahkannya ke toko Shopee anda agar semakin banyak pembeli di toko Shopee anda.

Nah, demikian adalah tips berjualan di Shopee yang dapat sajadah.co bagikan. Semoga tips berjualan di Shopee dari sajadah.co ini bermanfaat bagi anda dan dapat meningkatkan penjualan anda di Shopee.

Baca Juga ini ya …!!!

Cara Jualan di Shopee untuk Pemula
Cara Jualan di Shopee untuk Pemula

Menyederhanakan Tampilan Web di Mobile

Menyederhanakan Tampilan Web di Mobile

Menyederhanakan Tampilan Web di Mobile

memulai bisnis online, memulai bisnis online bagi pemula, memulai bisnis online sendiri, memulai bisnis online untuk pemula, tips ketika hendak memulai bisnis online, tips n trik memulai bisnis online, alasan memulai bisnis online, cara ingin memulai bisnis online, gimana memulai bisnis online, ingin memulai bisnis online

Penting untuk mengetahui bagaimana menyederhanakan tampilan web di mobile phone. Karena dewasa ini penggunaan smartphone meningkat sangat signifikan. Beberapa pekerjaan yang biasanya dilakukan dengan menggunakan komputer atau laptop, oleh sebagian orang dialihkan dengan menggunakan smartphone. Kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan smartphone diantaranya mengirim email, membaca majalah, menulis, dan juga browsing. Bagi yang beraktiftas di pengembangan IT khususnya web, membutuhkan tampilan di mobile yang  sesuai dengan harapan yaitu optimal, dengan tampilan kurang lebih sama dengan tampilan web di komputer atau laptop. Oleh karena mobile berbeda dengan komputer, tentu saja agar tampilan web versi mobile ini sesuai dengan keinginan dan masih bisa digunakan dengan proporsional, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Ukuran mobile  lebih kecil dibandingkan dengan komputer, sementara kebutuhan terhadap  berbagai akses harus berjalan, maka perlu upaya  agar tampilan web di mobile lebih sederhana sehingga bisa digunakan kurang lebih sama dengan menggunakan komputer. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyederhanakan tampilan web di mobile, diantaranya adalah:

Cara 1

a)  Clean Code Untuk membuat web design dianjurkan untuk menggunakan tag DIV, karena cara ini lebih fleksibel, bisa menggunakan tag margin untuk mengatur jarak antara table.

b)  Responsive Design Adalah dengan cara menghilangkan sejumlah tampilan web, mengatur tata letak yang akan disiapkan khusus untuk lay out web di mobile, dengan cara meresize ukuran browsernya, sehingga ukuran browsernya dan tata letak juga akan berubah. Cara responsive design ini, intinya adalah merancang kembali seluruh tata letak web, sesuai keinginan dan sesuai ukuran mobile.

c)  Menggunakan jQuery Mobile Dalam jQuery Mobile ini, sudah ada semua menu yang dibutuhkan.

Cara II

a.    Buka Mobify.me, lalu klik Sign Up

b.    Mengisi dengan form pendaftaran dengan benar

c.    Lalu, create account

d.    Masukkan alamat web anda

e.    Klik mobify my site dan biarkan loading

f.    Klik menu yang ingin anda tampilkan, lalu klik next di bagian kanan atas

g.    Memilih menu design, edit, lalu klik next

h.    Web sudah selesai

Cara Mempublikasikan Web Pribadi

1.  Hosting Bersama Untuk mempublikasikan web pribadi yang berada di mobile, maka hosting bersama adalah cara yang paling sederhana. Dengan memilih tombol simpan dan lihat ( view ), maka web bisa diakses melalui alamat URL  yang sudah disediakan, dan URL ini memiliki fleksibilitas, bisa diubah sesuai keinginan pengguna.

2.  Hosting web pribadi Ada layanan menu pilihan oleh MobDis yaitu menu export, dan akan dikirim ke layanan hosting yang bisa dipilih sendiri. Menu ini bisa memfasilitasi publikasi layanan hosting sendiri 3.    Mempublikasikan sebagai aplikasi Web pribadi yang bisa dikemas menjadi sebuah aplikasi yang tersedia di google play store, dan bisa diunduh oleh pengguna. Maka web yang muncul adalah web aplikasi bisa diunduh dengan membayar sejumlah uang. Dengan beberapa cara menyederhanakan tampilan web di mobile, maka sudah meminimalkan keterbatasan untuk melakukan aktifitas yang berhubungan dengan web, karena menjalankan web dengan mobile bisa dilakukan dengan lebih fleksibel.

Trik Cara Jualan di Shopee untuk Pemula

Trik Cara Jualan di Shopee untuk Pemula

Cara Jualan di Shopee untuk Pemula beli di shopee, berjualan di shopee, cara berjualan di shopee agar laku keras, cara daftar free ongkir shopee, cara daftar gratis ongkir shopee, daftar free ongkir shopee, daftar gratis ongkir shopee, dompet shopee, free ongkir shopee, free ongkos kirim shopee, gratis ongkir shopee, gratis ongkos kirim shopee, ongkir shopee, ongkos kirim shopee, pembeli shopee, pengalaman berjualan di shopee, pengalaman jualan di shopee, pengalaman penjual shopee, shopee, tips berjualan di shopee, tips dan trik berjualan di shopee, trik berjualan di shopee Leave a comment

Apa situ Shopee? saya kira sebagian besar udah pada tau ya, kecuali yang jarang pake gadget plus ngga nonton tv atau anda yang ngga pernah keluar rumah hehe.. yaa karena shopee beriklan dimana-mana termasuk billboard. Nah kali ini saya mau sharing cara jualan di shopee untuk pemula. Oke saya ulang ya, cara jualan di shopee untuk pemula. Maksudnya biar para mastah ngga ngeledekin, kok materinya gini aja hihi..:)

Ngomong-ngomong belakangan ini cara berjualan di Shopee menjadi salah satu informasi yang banyak dicari pengguna internet khususnya bagi mereka yang memanfaatkan internet sebagai media pemasaran. Terlebih yang banyak nyari itu emak-emak yang jualan dari rumah. Ternyata hal ini didasari dari analisis sebagian ahli gaya hidup masyarakat Indonesia, yang menilai semakin banyaknya orang yang mengakses internet melalui perangkat mobile baik tablet maupun smartphone. Nah ini cocok banget dengan prinsip orang jualan, yaitu dimana banyak ikan disitu tebar umpan – dimana ada pasar disitu kita jualan.

Aplikasi Shopee merupakan sebuah aplikasi mobile yang mempermudah siapapun yang ingin menjual ataupun membeli berbagai produk langsung dari smartphone. Apalagi saat ini Shopee tidak hanya menjangkau produsen dan konsumen di Indonesia saja, akan tetapi juga telah sampai di Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam. Shopee mulai masuk di Indonesia pada sekitar Mei 2015 dan menjadi aplikasi mobile marketplace pertama dengan konsep C2C (konsumen ke konsumen).

Cara Jitu Jualan di Shopee untuk Pemula

Cara Jualan di Shopee untuk Pemula
Cara Jualan di Shopee untuk Pemula

Jika Dibandingkan dengan marketplace lain yang ada di indonesia saya kira Shopee memang lebih simple, dan lebih mudah dioperasikan kapan dan dimanapun, maka dari itu kalau Anda berencana memasarkan produk-produk melalui Shopee, berikut tahapan mulai berjualan di Shopee :

  1. Download aplikasi Shopee di ponsel Anda melalui playstore (untuk pengguna android dan app store untuk pengguna apple),
  2. Lakukan pendaftaran dengan mengisi data personal , data kontak seperti Nomor HP, e-mail, Pin BBM dan yang lainnya.
  3. Selanjutnya Anda akan masuk kehalaman profile Anda. Nah, disinilah Anda bisa memulai apakah akan berjualan atau berbelanja, terdapat fitur dan tab yang bisa memudahkan aktivitas jual-beli yang akan Anda lakukan.
  4. Bila Anda ingin menjual maka terdapat tab untuk menjual produk dan fitur share yang bisa Anda gunakan untuk menyebarkan produk yang akan Anda jual ke media sosial lainnya.
  5. Lalau Anda hanya perlu mengambil foto produk yang akan Anda jual melalui ponsel Anda, setelah itu tambahkan penjelasan produk serta harganya.
  6. Bila ada pembeli yang tertarik dengan produk Anda maka proses komunikasi dapat dilakukan melalui fitur “Chat”.

So buat saya waktu sekitar 30 detik untuk bisa berjualan dengan menggunakan aplikasi Shopee saya harap ngga akan jauh beda dengan waktu yang anda butuhkan.

Pada halaman awal Shopee terdapat sekitar 20 kategori produk yang tersedia seperti pakaian wanita, sepatu wanita, pakaian pria, aksesoris, kecantikan dan kesehatan, perlengkapan bayi, elektronik, otomotif, rumah, dan yang lainnya

Anda bisa memasukkan beberapa produk unggulan Anda dalam satu kategori, maupun dalam banyak kategori. Jadi Anda bisa menjual berbagai jenis barang pribadi Anda yang mungkin sudah tidak terpakai tapi masih layak pakai.Jadi produk yang Anda jual akan langsung masuk dalam kelompok yang sesuai dengan kategori-kategori tersebut.

Bila ada pembeli yang tertarik dengan produk Anda, maka proses tawar-menawar dapat secara langsung digunakan melalui fitur Chat, sehingga memudahkan proses penjualan, serta membuat Anda sebagai penjual bisa langsung berinteraksi dengan calon pelanggan Anda. Fitur chat juga berguna bagi Anda untuk bertukar nomor HP, karena kebanyakan member dari Shopee tidak mencantumkan nomor HP mereka karena terlalu privasi, namun akan memberikannya secara sukarela pada calon pembeli agar bisa lebih mudah dalam berkomunikasi nantinya.

Cara Jualan di Shopee untuk Pemula
Cara Jualan di Shopee untuk Pemula

Sistem keamanan bertransaksi di Shopee sangat baik, dimana Anda sebagai pihak penjual hanya akan menerima pembayaran dari pihak pembeli bila pesanan telah diterima oleh pembeli. Jadi terdapat sistem rekening bersama agar pihak penjual dan pembeli merasa aman dalam bertransaksi.

Aplikasi Shopee dapat memudahkan proses penjualan produk Anda dan memberikan jaminan keamanan dalam transaksi pembayaran tanpa memungut komisi penjualan ataupun biaya pendaftaran, jadi semuanya serba gratis dan serba mudah.

Jadi bagi Anda ingin menjual produk baik produk usaha maupun produk pribadi tapi tidak suka ribet dengan proses yang lama dan menginginkan sistem transaksi pembayaran yang aman bagi pembeli, maka Shopee akan menjadi aplikasi tambahan yang bermanfaat untuk Anda.

Shopee merupakan aplikasi yang membantu Anda untuk mengembangkan kewirausahaan, dimana Anda yang mungkin memiliki bakat untuk menghasilkan sebuah produk namun masih ragu untuk membuka toko online karena masih belum memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan sebuah online shop dapat menggunakan aplikasi Shopee untuk mempermudah memasarkan produk-produk Anda, sekaligus memberikan faslitas keamanan dalam transaksi keuangan.

Namun jangan lupa, bahwa shopee merupakan aplikasi tempat kita berjualan saja. Sebagus-bagusnya shopee yaa itu merupakan perusahaan orang lain yang kebijakannya bisa berubah sewaktu-waktu. Maka saya selalu tetap menyarankan agar anda memiliki website toko online sendiri untuk membangun kepercayaan konsumen bahwa anda memang benar-benar serius mengelola bisnis jualan anda.

Semoga penjelasan saya tentang Cara Jualan di Shopee untuk Pemula bisa bermanfaat, terutama bagi Anda yang berniat jualan online tapi belum punya website atau bagi yang sudah punya website tapi ingin mengembangkan target pasarnya.

Langkah Yang Harus Dipertimbangkan Dalam Riset Kata Kunci

Langkah Yang Harus Dipertimbangkan Dalam Riset Kata Kunci

Langkah Dalam Riset Kata Kunci

Langka dalam riset kata kunci – Apakah Anda ingin meninggalkan jejak di dunia pemasaran online menggunakan situs web? Maka Anda harus melakukan satu hal penting yaitu mendapatkan kata kunci yang tepat. Anda tidak dapat membuat atau meninggalkan jejak online tanpa penelitian kata kunci dan strategi SEO yang efektif. Kata kunci memainkan peran besar dalam mencocokkan konten situs web dengan kebutuhan target pasar Anda. Kata kunci dan frase harus ditargetkan ke traffic yang tepat agar peringkat situs Anda meningkat. Jadi, apa langkah dan pertimbangan yang perlu diingat selama proses dalam riset kata kunci?

Langka dalam riset kata kunci,riset kata kunci,tool riset kata kunci,trik riset kata kunci,tips riset kata kunci,cara riset kata kunci
riset kata kunci
  1. Buat Daftar Awal Kata Kunci

Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan berdiri di sisi pengunjung. Apa yang akan Anda cari jika Anda adalah pengunjung situs? Kata mana yang akan Anda ketikkan ke kotak telusur dari browser Anda? Apakah Anda memiliki kata-kata dan ungkapan tersebut sebagai kata kunci? Anda harus menyadari bahwa sebagian besar kata-kata dan frase tersebut pada mulanya akan tampak tidak jelas, namun itulah langkah pertama untuk menemukan kata kunci terbaik. Jika Anda merasa terjebak, cukup cari kata-kata dengan tuntunan bagaimana, kenapa, apa, mengapa, dimana, dan kapan. Ini akan menghasilkan potensi terbaik untuk kata kunci.

  1. Pergi Menggunakan Tools Untuk Riset Kata Kunci

Di sinilah semua kesenangan dan ketegangan dari proses penelitian kata kunci masuk. Untuk memulai, temukan tools penelitian kata kunci terbaik. Tools penelitian yang paling umum adalah Google Keyword Planner, Moz Keyword Explorer, Ubersuggest, 7 Search, Google Autosuggest, Google Trends, Amazon Merchant Words, dan Keyword Product Research Tools. Salah satu alat ini akan memandu proses penyortiran kata kunci berdasarkan pada volume pencarian kata, relevansi, daya saing, dan permintaan.

  1. Perbaiki Daftar Anda

Tools penelitian kata kunci akan menghasilkan sejumlah besar kata kunci. Anda harus memperbaiki daftar pendek itu. Penyederhanaan ini dapat dilakukan dengan tools saran kata kunci yang sering ditemukan dalam tools riset kata kunci. Tools saran akan memberi wawasan tentang pegunjung yang ditargetkan dan kata-kata yang dapat ditambahkan atau dikurangkan dari frase.

  1. Gunakan Kata Kunci Yang Luas Dengan Hati-Hati

Semantik dan spesifisitas memainkan peran besar di sini. Anda harus menggunakan kata-kata spesifik daripada kata-kata ambigu yang mencapai target pasar itu. Jika tidak, kata kunci Anda akan sampai ke audiens yang salah. Jika kata kunci yang Anda gunakan untuk produk terasa umum, buatlah lebih spesifik dengan memasukkan lokasi geografis dari toko Anda.

  1. Memiliki Kata Kunci Yang Berbeda Untuk kategori Yang Berbeda

Untuk kategori barang dan jasa yang berbeda, Anda perlu memiliki kata kunci yang berbeda untuk mewakili dan menjual semua produk sepenuhnya. Ini terdengar membosankan bukan? Untungnya, kerja keras ini meningkatkan peluang Anda untuk menarik dan menjangkau khalayak sasaran yang ditargetkan.

  1. Maksimalkan Kata Kunci Panjang

Meski kurang umum dibandingkan kata kunci pendek, kata kunci panjang lebih efektif dalam mencapai pembeli yang mencari sesuatu lebih spesifik. Kata kunci panjang menargetkan khalayak tertentu itu. Hal ini membuat mereka sangat efektif. Penggunaan kata kunci panjang juga dapat meningkatkan ranking di hasil pencarian.

Kata kunci bagus yang dihasilkan melalui penelitian kata kunci ekstensif dan komprehensif merupakan inti pemasaran internet yang sukses dan berani. Ingatlah untuk mengetahui target pelanggan Anda sebelum menggunakan kata kunci yang sesuai.